Home / Bisnis / Artikel / 150 Perusahaan Migas Terancam Bangkrut Akibat Harga Minyak Dunia Anjlok

150 Perusahaan Migas Terancam Bangkrut Akibat Harga Minyak Dunia Anjlok

Minyak_Dunia

Konsultan energi IHS Inc menyebut kalau ada sekitar 150 perusahaan minyak dan gas (migas) dunia berpotensi bangkrut di tengah anjloknya harga. Jumlah ini jauh lebih besar bila dibanding 60 produsen minyak yang telah mengajukan kebangkrutan secara resmi.

Kepala analis bagian hulu IHS, Bob Fryklund mengungkapkan bahwa kebangkrutan akan menjadi satu sinyal bahwa harga energi telah mencapai tingkat terendah. Ini juga sebagai tanda dimulainya penawaran penjualan USD 230 miliar aset perusahaan minyak.

Seperti diketaahui kalau harga minyak telah runtuh 70 persen selama dua tahun terakhir. Salah satu pemicunya adalah produsen minyak seperti OPEC dan AS dengan shale oil terus membanjiri pasar dengan minyak mentah. Produsen minyak besar enggan mengurangi produksi untuk menyeimbangkan dengan permintaan.

“Tidak ada yang membeli aset perusahaan minyak karena tidak sesuai dengan harapan. Maka yang akan terjadi adalah kebangkrutan,” katanya seperti dikutip dari Thestar, Kamis (11/2).

Perusahaan yang punya rencana untuk melakukan investasi cenderung menunggu harga kembali naik. Banyak yang percaya harga minyak akan kembali naik dalam enam bulan ke depan.

Melimpahnya pasokan minyak global sudah membuat harga turun ke level terendah dalam 12 terakhir.

 

 

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...