Tersangka Penyerangan Lapas Cebongan Menjalani Sidang Perdana

ads

Tersangka Penyerangan Lapas Cebongan Menjalani Sidang Perdana – Kamis (20/06/2013) para tersangka kasus penyerangan di lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menjalani sidang pertama mereka. Ke-12 anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartosuro tersebut rencananya akan disidangkan di Pengadilan Militer II-11 Yogjakarta dan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Sejak kemarin, para tersngka penyerangan lapas Cebongan Sleman telah dipindahkan dari  Markas Denpom IV/5 Semarang ke Denpom IV/2 Yogyakarta.

Pemindahan tersangka penyerangan ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian setempat. Rencananya dalam persidangan ini akan dihadirkan 42 saksi yang terdiri dari 31 tahanan Lapas Cebongan dan 11 petugas Lapas. Pelaksanaan sidang ini akan dilakukan secara terbuka namun tetap saja penjagaan jalannya sidang dilakukan secara ketat dan berlapis.

Kabarnya 2 unit Penjinak Bom disiagakan untuk mengamankan persidangan ini. selain itu Brimob Polda DIY juga menerjuakn satuan untuk mengamnkan dua lokasi ketika persidnagan itu berlangsung. Dua lokasi yang diamnkan itu adalah Pengadilan Militer (Dilmil) dan Lapas Cebongan Sleman.

Pengadaan penjagaan yang berapis ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Saat ditemui wartawan Rabu (19/06/2013) kemarin, Komandan Satuan Brimob Polda DIY Kombes Pol Gatot Sudibyo menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk mengamankan jalannya sidang pernyerangan terhadap Lapas Cebongan ini.

“Di Dilmil akan diterjunkan 1 satuan setingkat kompi (SSK) jumlahnya 100 personel dan 2 tim One Terror, 1 timnya 6-8 personel,” ungkap Gatot.

Sidang sendiri rencananya akan dibagi menjadi empat berkas dan dipimpin oleh dua tim majelis hakim. Pembagian ini dilakukan karena tindakan masing-masing tersangka itu berbeda-beda. Namun sebagian besar tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pengadilan militer ini adalah buntut dari penyerangan Lapas Cebongan terhadap 4 tersangka kasus pembunuhan anggota Kopassus, Serka Heru Santoso. Keduabelas tersangka diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap empat tersangka kasus pembunuhan ini dan membunuh mereka dengan tembakan peluru tajam.

4 tersangka kasus pembunuhan Serka Heru Santoso yang tewas di lapas Cebongan Sleman adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi, dan Yohanes Juan Manbait. Keempatnya tewas di dalam lapas usai diberondong peluru tajam oleh para anggota kopasus dari Grup II Kandang Menjangan Kartosuro.

Advertisment
Baca Juga:
Tinggalkan Komentar