Julia Fransiska Makatey Pasien Meninggal dalam Kasus Dokter Ayu Ternyata Seorang Perawat

ads

Mungkin sampai saat ini belum bayak orang yang mengenal sipa Julia Fransiska Makatey sebelum kasus dokter ayu ini bergulir, Julia Fransiska Makatey yang biasa dipanggil siska merupakan korban meninggal malpraktek yang melibatkan tiga orang dokter yang saat ini dijatuhi hukuman 10 bulan oleh MA.

Siska adalah seorang perawat di kota Wisor Papua, meskipun menjadi perawat di Papua, siskan memutuskan melahirkan di Manado dimana kota tersebut merupakan kota tempat tinggal orang tuanya.

Cerita mengenai sosok Siska ini diungkapkan oleh Jull Takaliuang yang merupakan pendamping keluarga korban dan juga sebagai Ketua Komisi Daerah Perlindungan Anak Sulawesi Utara.

“Almarhumah itu sosok perempuan yang patuh dan sayang orangtua. Selain itu, ia juga ulet dan pekerja keras. Untuk mencari tambahan uang buat kuliahnya dulu, ia rela mengojek. Kebetulan orangtuanya punya usaha sewaan sound system,” kata Jull seperti dilansir dari Liputan6.com, Senin (25/11/2013).

Selain pekerja keras, Siska juga sering membantu ayahnya memikul soundsystem dan juga biasa melakukan pekerjaan merakit kabel, dia juga terkenal sebagai perempuan yang tomboy.

“Di Wasior, ia dikenal memiliki hubungan yang baik dengan semua dokter disana. Tak tanggung-tanggung, bila ada yang sakit, ia sering mengantar pasien dengan motor besarnya. Maka itu tidak heran bila warga juga mengenalnya dengan baik. Bahkan sampai ia meninggal pun banyak kerabat dokter yang mengunjunginya,” jelasnya.

Almarhum sisa meninggal karena adanya emboli udara yang menurut pandangan MA hal ini terjadi krena kelalaian tiga dokter yang menanganinya saat melakukan operasi caesar anak keduanya, dimana operasi ini ditangani oleh dr Ayu bersama dr Hendy Siagian SpOG dan dr Hendry Simanjuntak SpOG.

Meskipun di Pengadilan Negeri (PN) Manado menyatakan ketiga terdakwa tidak bersalah dan bebas murni. Akan tetapi ditingkat kasasi Mahkamah Agung mengabulkan tuntutan keluarga korban. Saat ini kedua dokter, dokter Ayu dan dr Hendry Simanjuntak sudah ditangkap dan dijatuhkan hukuman penjara selama 10 bulan. Sementara dr. Hendy masih masuk DPO (Daftar Pencarian orang).

Dengan adanya putusan ini IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dari berbagai wilayah melakukan aksi solidaritas untuk pembebasan dr. Ayu dan rekan. Karena menurut IDI tindakan yang yang dilakukan kepada korban sudah sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) rumah sakit.

Kisah Misteri Setelah Meninggalnya Julia Fransiska Makatey
Sehari setelah Siska Makatey dinyatakan meninggal dunia oleh dokter Ayu dan rekan, ada cerita menarik yang disampaikan keluarga korban.

Menurut keterangan Jull, pada saat anaknya dibawa dari rumah sakit ke rumahnya untuk dimakamkan, ada seekor burung hantu yang masuk ke rumahnya.

“Burung tersebut bertengger jinak (berpindah-pindah) di bahu ayah, kakak dan ibunya. Karena dirasa mengganggu, burung itu diusir dan dilepas di luar. Tapi burung itu tidak mau terbang keluar rumah,” kata Jull.

Setelah dilepas, Jull mengatakan, burung yang dikenal menyeramkan itu malah terbang dan masuk ke kamar anak Siska yang sedang tertidur.

“Sambil bertengger, burung itu berayun-ayun di atas kelambu anaknya, Flora. Flora adalah anak kedua yang dibantu persalinannya oleh dokter Ayu dan rekan,” jelasnya.

Karena sulit diusir, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk memelihara burung tersebut. Tapi yang mengherankan, burung hantu itu mati tepat saat 40 hari kematian Siska.

Advertisment
Tinggalkan Komentar