Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / 31 Warga China yang Ditangkap di Medan Terlibat Cyber Crima Internasional

31 Warga China yang Ditangkap di Medan Terlibat Cyber Crima Internasional

Sejumlah WNI asal China dan Taiwan yang ditahan setelah penggerebekan di Komplek Setia Budi Medan, Senin siang 27 Juli
Sejumlah WNI asal China dan Taiwan yang ditahan setelah penggerebekan di Komplek Setia Budi Medan, Senin siang 27 Juli

Medan –  Kerjasama jaringan Interpol Senin 27 Juli siang, berhasil menggerebek aktivitas penipuan melalui jaringan internet  yang melibat 31 warga asal China dan Taiwan yang beroperasi di sebuah rumah mewah di Taman Setia Budi, Medan. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan sejumlah paspor, uang, handphone, laptop, telpon rumah, CPU, TV  dan berbagai peralatan yang digunakan sebagai alat kejahatan melalui internet.

Aktivitas warga asing yang ada di rumah mewah itu sangat tertutup, bahkan petugas keamanan di komplek itu tidak banyak tahu kalau ada warga negara asing yang tinggal di kawasan itu.

“Selama ini kami sama sekali tidak melihat ada aktivitas mencurigakan di rumah itu. Sepertinya rumah itu hanya ditinggal beberapa orang saja, tidak sampai puluhan orang,” kata  Supardi, kepala regu keamanan Setia Budi Medan.

Setelah tim  Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menggerebek rumah itu, barulah warga Setia Budi sadar kalau ada warga asing yang tinggal secara diam-diam di lingkungan mereka.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haydar membenarkan penangkapan 31 imigran gelap asal Tiongkok dan Taiwan tersebut. Menurutnya, terungkapnya keberadaan orang asing itu tidak lepas dari kerjasama jaringan Interpol yang mencurigai adanya aktivitas kejahatan cyber internasional yang berpusat di Medan.

Kelompok itu diduga melakukan kejahatan dengan membobol rekening bank, kartu kredit dan sebagainya. Sasaran mereka adalah China dan Taiwan. Mereka sengaja memilih Medan sebagai pusat operasinya agar lebih aman dari pantauan keamanan China.

Dari 31 orang yang ditangkap, 14 orang perempuan dan 17 laki-laki. Semuanya kini masih dalam pemeriksaan di Mabes Polda Sumut. ***

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...