Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Profil Biodata & Karir Letjen TNI Mulyono Kasad Baru, Pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo

Profil Biodata & Karir Letjen TNI Mulyono Kasad Baru, Pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo

Profil Biodata & Karir Jabatan Letjen TNI Mulyono, Kasad Pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo

Pangkostrad Letjen TNI Mulyono terpilih untuk menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Jika tidak ada perubahan, sedianya Letjen TNI Mulyono akan dilantik siang ini (15/7/15). Hal tersebut diungkapkan Kadispenad, Brigjen Wuryanto.

“Sudah ditentukan, Pangkostrad Letjen Mulyono yang jadi KSAD” ungkap Brigjen Wuryanto, Rabu (15/7).

Berikut ini akan diuraikan secara singkat mengenai profil biodata & karir jabatan Letjen TNI Mulyono, yang dikutip dari berbagai sumber. Letjen Mulyono yang mulai menjabat sebagai Pangkostrad sejak 5 September 2014, merupakan lulusan Akabri angkatan 1983. Pria kelahiran Boyolali 12 Januari 1961 tersebut pernah menjabat Wakil Dankodiklat TNI AD pada 2012-2013 dan Pangdam Jaya pada tahun 2014.

Karier Militer Letjen TNI Mulyono

Selepas dari Akabri berdinas di Yonif 712 Kodam VII/Wirabuana sebagai Komandan Peleton (Danton), Komandan Kompi (Danki) hingga Pasiops. Kemudian Mulyono melanjutkan Pendidikan Lanjutan Perwira Ke-ll Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Komando Pendidikan Latihan Kodiklat TNI AD di Bandung.

Setelah menyelesaikan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) ll ia menjabat sebagai Kepala Seksi Operasi Pengajaran (Kasiopsjar) Pusat Data (Pusdat) Pendidikan Infanteri Bandung pada tahun 1995 dengan pangkat Mayor Inf. Pada tahun 1997 Mulyono mendapatkan kepercayaan menjabat Komandan Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya di wilayah Kodam I/Bukit Barisan, kemudian ia pindah ke Seskoad menjadi Dosen Golongan V disana selama 1 tahun.

Pada tahun 2000, Mulyono dipercaya menjadi Komandan Kodim 0901/Samarinda. Kemudian setelah itu ia menjabat sebagai Kepala Staf Korem 121/ABW, lengkap sudah sebagai seorang prajurit yang pernah merasakan bertugas di Satuan tempur, Lembaga Pendidikan dan Satuan Teritorial pun telah dilewati sebagai bentuk pengabdian.

Terlahir sebagai Perwira Infanteri yang memiliki Jiwa Ksatria dan Naluri Kepemimpinan serta Ilmu strategi yang mumpuni, maka Mulyono pada tahun 2006 menjabat sebagai Asisten Operasi Kaskostrad. Pada tahun 2009 Mulyono di beri kepercayaan menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer Magelang, dimana AKMIL merupakan tempat ia dilahirkan, dicetak dan di bentuk menjadi seorang Perwira TNI AD yang dipersiapkan untuk memimpin TNI AD pada masa depan.

Selepas menjadi Danmentar AKMIL, Mulyono enjabat sebagai Komandan Korem 032/WBR di wilayah Kodam I/Bukit Barisan yang kemudian ia pindah ke Bandung sebagai Wakil Komandan Secapa AD. Setiap proses pengabdian Mulyono berjalan baik, hingga pada 10 Mei 2011 melalui keputusan Presiden, ia mendapatkan amanah menjadi seorang Brigadir Jenderal yang menjabat sebagai Direktur latihan di Kodiklat TNI AD.

Beberapa bulan menjabat sebagai Dirlat, ia bergeser menjadi Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD. Pengabdian panjang Mulyono selama hampir 20 Tahun, maka ia mendapatkan kepercayaan mengemban jabatan Mayor Jenderal TNI sebagai Wakil Komandan Kodiklat TNI AD. Perjalanan panjang tugas Mulyono kemudian hijrah ke Jakarta untuk menjabat sebagai Asisten Operasi Kasad pada 2013 lalu.

Akhirnya loyalitas dan kredibilitas serta totalitas yang diberikan Mulyono terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang Perwira Tinggi TNI AD itulah membuat Negara memberikan amanah kepada Mulyono untuk memimpin Kodam Jaya, Komando Kewilayahan Pertahanan strategis yang wilayahnya meliputi Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Jabatan Militer Letjen TNI Mulyono

  • Danton Yonif 712/Wiratama Kodam VII/Wirabuana
  • Danki Yonif 712/Wiratama Kodam VII/Wirabuana
  • Pasiops Yonif 712/Wiratama Kodam VII/Wirabuana
  • Kasiopsjar Pusdikif Bandung (1995)
  • Danyonif 143/Tri Wira Eka Jaya Kodam I/Bukit Barisan (1997)
  • Dosen Gol V/Seskoad (1999)
  • Dandim 0901/Samarinda (2000)
  • Kasrem 121/Alambhana Wanawai
  • Asops Kaskostrad (2006)
  • Danmentar Akmil Magelang (2009)
  • Danrem 032/Wirabraja (2009)
  • Wadansecapa TNI AD (2011)
  • Dirlat Kodiklat TNI AD (2011)
  • Dirdok Kodiklat TNI AD (2011)
  • Wadankodiklat TNI AD (2012)
  • Asops Kasad (2013)
  • Pangdam Jaya (2014)
  • Pangkostrad (2014)
Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...