Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / (7) Pemakaman Almarhumah Lim Pan Siok Sesuai Adat Tradisional Tiongkok, Unik dan Penuh Makna (Part 1)

(7) Pemakaman Almarhumah Lim Pan Siok Sesuai Adat Tradisional Tiongkok, Unik dan Penuh Makna (Part 1)

Sabtu, tanggal 16 Mei 2015 sehari sebelum Jasad Almarhumah Lim Pan Siok dimakamkan, diadakan berbagai acara adat tradisional Tiongkok yang sangat unik dan sudah jarang terjadi akhir-akhir ini.

Jasad Almarhumah Lim Pan Siok yang di semayamkan didalam Peti Kayu Jati yang sudah disiapkan 10 tahun lalupun punya arti. Ujung depan dan belakang peti yang berukiran bunga cengkeh, serta berlambang delapan dewa yang melintas di samping kanan dan kirinya melambangkan 8 unsur kesempurnaan dari para Dewa! Dengan harapan dapat mengantar roh almarhumah sampai keseberang sana yaitu SURGA.

Gambar: Bunga Cengkeh

Terdapat lambang delapan dewa pada sisi kanan dan kirinya.

Perlengkapan untuk acara doa, yang dipenuhi dengan berbagai macam makanan yang semuanya memiliki arti.

 

Semasa hidupnya ketika ibu Lim Pan Siok tinggal di rumah anak lakinya di Jakarta, dia berpesan bahwa jika dia meninggal ingin di makamkan dan didoakan sesuai dengan tradisional Tiongkok. Diantaranya Ibu Lim Pan Siok meminta dibuatkan rumah-rumahan yang lengkap dengan segala isinya, yang menandakan bahwa Roh Lim Pan Siok di Surga sudah tersedia segala yang diinginkan terutama dari segi materi. Kesemuanya itu akan dibakar setelah Jasad almarhumah Lim Pan Siok di makamkan.

Sebagaimana dilukiskan dalam gambar di bawah ini, terlihat sebuah rumah yang menggambarkan kehidupan almarhumah Lim Pan Siok setelah meninggalnya di Surga.

Rumah dengan segala perlengkapannya lambang akan di terima oleh Roh Lim Pan Siok di Surga

Selain menggambarkan bahwa almarhumah Lim Pan Siok sudah memiliki apa yang dia inginkan dari segi materi, disisi lain juga menggambarkan kesuksesan usaha almarhumah Lim Pan Siok selama hidupnya. Yaitu tampak di rumah tersebut ada 2 mobil truk dan uang serta emas batangan yang melambangkan bahwa kesuksesan telah diraihnya.

Dua Truk yang melambangkan kesuksesan usaha almarhumah Lim Pan Siok

Uang dan emas batangan yang juga melambangkan bahwa kesuksesan dalam usahanya, keuntungan yang di dapat disimpan dalam bentuk uang dan emas.

 

Almarhumah Lim Pan Siok meninggal di hari Selasa, tanggal 12 Mei 2015, dan menurut kepercayaan yang dianut hari Selasa bukanlah hari yang baik, untuk menghalau hal-hal buruk maka dilepaskannya sepasang merpati putih. Sepasang merpati ini akan dilepaskan pada saat jenasah akan dimasukkan ke liang lahat.

Sepasang merpati akan dilepaskan pada saat jenasah akan dimasukkan ke liang lahat.

Banyak karangan bunga bela sungkawa yang diberikan untuk Lim Pan Siok, datang dari berbagai kalangan, kerabat, bahkan dari rekan bisnis, keluarga atau anak dan cucu almarhumah Lim Pan Siok. Namun ada yang unik dari pemberian ucapan bela sungkawa, yaitu dalam bentuk tulisan Tionghoa dalam selembar kain lebar. Menurut adat traditional Tiongkok, tulisan  dalam selembar kain itu diberikan untuk warga Tionghoa yang meninggal dunia, maknanya sama seperti bunga duka cita hanya bedanya kain tulisan duka cita ini dapat disimpan dan dibagikan kepada seluruh anggota keluarga duka.

Ucapan duka cita , dalam kain tulisan Tionghoa yang diperuntukkan untuk warga Tionghoa yang meninggal dan akan disimpan oleh keluarganya.

 

Penasaran dengan tradisi unik ini? Silahkan lihat gambar dan cerita selanjutnya….

Baca Juga

Si Seksi Ariel Tatum Makin Serius dengan Ryuji Utomo

[ad_1] Hot Photo Sabtu, 28 Okt 2017 08:33 WIB  ·   Palevi – detikHOT Jakarta ...