Home / Berita / Adanya Kartu BPJS Palsu Beredar, Berikut ini Tanggapan dari Mensos

Adanya Kartu BPJS Palsu Beredar, Berikut ini Tanggapan dari Mensos

Mensos Khofifah Indar Parawansa66

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai kalau munculnya kartu BPJS palsu terjadi karena kurangnya sosialisasi. Masyarakat juga perlu mengetahui mana BPJS Ketenagakerjaan atau Kesehatan.

Disamping itu, kata Mensos, BPJS ada yang mandiri dan dibayarkan dari iuran yang dikelola pemerintah.

“Jadi harus dibedakan. Meski nama kartunya sama, tapi prosesnya beda. Ada yang mendapatkannya harus dengan bayar iuran sendiri ada yang iurannya dibayar oleh pemerintah. Nah ini mungkin sosialisasinya, memang harus lebih diluaskan,” ujar Khofifah di gedung DPR Jakarta, Selasa (26/7).

Kejadian di Jawa Barat, menurut Khofifah, ada oknum yang salah menginformasikan kepada calon peserta BPJS. Pelakunya mengatakan bahwa peserta cukup membayar sekali seumur hidup, tanpa iuran bulanan.

“Ini sosialisasi yang harus lebih dikuatkan, agar masyarakat tahu kalau mereka terima KIS yang bayar iuran dari pemerintah segera didaftarkan. Berarti gratis. Kalau tidak gratis dan harus dibayar secara mandiri, itu iurannya harus dibayarkan tiap bulan,” paparnya.

 

 

Baca Juga

Wawancara Lengkap Yusuf Mansur Soal PayTren dan Mimpi Membeli Indonesia

Jakarta – Yusuf Mansur tidak lagi hanya dikenal sebagai Ustaz. Sekarang Yusuf turut menggeluti berbagai ...