Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Agar tetap cantik di Depan Pendukungnya, Hillary Clinton Habiskan Rp 10 Juta sekali ke Salon

Agar tetap cantik di Depan Pendukungnya, Hillary Clinton Habiskan Rp 10 Juta sekali ke Salon

Hillary Clinton
Hillary Clinton

Di tengah ketatnya persaingan untuk menentukan kandidat calon presiden Amerika dari Partai Demokrat,  Hillary Clinton, istri mantan Presiden Bill Clinton, tetap menyempatkan diri  melakukan perawatan kecantikan. Di usianya yang sudah memasuki 68 tahun, Hillary tetap berupaya tampil apik dalam setiap kampanye untuk merebut hati pemilihnya. Minimal dua kali seminggu ia akan ke salon.

Mau tahu berapa biaya yang ia keluarkan biaya sekali ke salon? Situs page six menyebutkan kisaran Rp 8 – Rp 10 juta. Salon yang menjadi langganan Hillary adalah  sebuah salon di New York, John Barrett Salon, yang terletak di gedung pusat belanja mewah, Bergdorf Goodman. Salon ini memang banyak dikunjungi oleh orang-orang ternama Amerika.

Sebagai tokoh penting di Amerika Serikat, Clinton rupanya mendapatkan perlakuan istimewa dari pihak salon dan gedung itu.

Seorang sumber terpercaya mengatakan, sebagian wilayah Bergdorf Goodman sengaja ditutup agar Clinton dapat merasakan pelayanan yang lebih privat. Tak hanya itu, sebuah elevator sengaja dikosongkan untuk Clinton agar dia dapat menuju salon tanpa perlu berdesakkan dengan masyarakat umum. Saat di salon, Clinton juga dikabarkan mendapatkan perawatan ekslusif secara privat sehingga tidak berada satu ruangan dengan pengunjung lainnya.

John Barrett Salon memang menerapkan harga yang cukup wah bagi pelanggannya. Untuk jasa potong rambut dan cuci blow di salon John Barrett ini sebesar 600 dollar AS atau lebih dari Rp 8 juta. Untuk pewarnaan rambut, harga yang dibanderol tentunya lebih dari 600 dollar AS.

Hillary Clinton merupakan kandidat kuat  dari tiga kandidat lain yang bersaing di Partai Demokrat untuk maju dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat pada tahun depan. Dua kandidat lainnya tidak mampu mengimbangi popularitas mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ini. Tak heran jika Hillary telah digadang-gadang menjadi capres pilihan Partai Demokrat.

Hal sangat berbeda terjadi pada pesaing mereka dari Partai Republik, di mana ada 16 kandidat yang bersaing ketat untuk maju pada Pemilu mendatang. Semuanya punya tingkat popularitas yang cukup tinggi.

Makanya sampai sekarang Partai Republik sangat sulit menentukan siapa yang bakal maju mewakili partai itu pada pemilu presiden 2016.**

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...