Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Ahok Berbeda dengan Jokowi, Soal Kebijakan Ini

Ahok Berbeda dengan Jokowi, Soal Kebijakan Ini

jokowi ahok

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan selalu meneruskan semua kebijakan peninggalan dari Joko Widodo. Tetapi, untuk kebijakan menggelar pawai budaya, pentas seni, serta festival yang digelar Jokowi selama jadi gubernur dihapus Ahok. Alasannya untuk efisiensi anggaran.

Jokowi pernah menganggarkan dana Rp46 miliar pada 2013 untuk penyelenggaraan festival serta acara gratis bagi warga Ibu Kota.  Ahok pun mengalihkan anggaran untuk pembenahan museum.

“Pak Jokowi bilang, kota harus begitu (banyak festival). Sekarang prioritas saya beda. Festival terlalu banyak penggelembungan,” ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/11).

Ahok pun menuding kalau pihak ketiga yang menjadi penyelenggara acara sengaja menggelembungkan dana yang dibutuhkan.

Ahok mencontohkan saat Dinas Periwisata dan Kebudayaan DKI menyelenggarakan pagelaran seni di Taman Ismail Marzuki. Disparbud mengalokasikan anggaran sampai Rp400 juta untuk menyewa jasa penyelenggara.

“Gedung punya pemerintah, tapi ada uang sewa. Gedung itu kan gedung kami,” katanya.

Festival budaya, kata Ahok, tetap perlu digelar di Ibu Kota. Tetapi Ahok tidak mau menggunakan APBD untuk menggelarnya. Ia akan menggandeng pengusaha dan menggalang sponsor untuk hiburan gratis di Jakarta.

Di masa pemerintahan Jokowi, Disparbud DKI menggelar 260 festival berbasis seni dan budaya dengan anggran Rp46 miliar. Festival yang digelar antara lain, Jakarnaval, Jakarta Marathon, Jakarta Great Sale, Jakarta Night Performing Art, Festival Keraton Sedunia, dan sejumlah acara bertaraf nasional ataupun internasional.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...