Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Berdebat Dengan Pekerja Harian, ini Penyebabnya

Ahok Berdebat Dengan Pekerja Harian, ini Penyebabnya

ahok_phl

Sebelum memulai aktivitas hariannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok selalu memberikan waktu untuk mendengarkan keluhan warga di depan pendopo Balai Kota DKI Jakarta. Senin (30/5), Fitri Simanjuntak (39) ikut mengadukan nasibnya pada sang gubernur.

Fitri yang merupakan Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Pertamanan ini mengaku telah membantu pembenahan Banjir Kanal Timur (BKT). Tetapi Ahok menilai perilakunya keliru karena telah melakukan kebohongan.

“Saya kasih tahu, ibu kalau kerja enggak boleh bohongin saya. Kemarin kan bohongin. Saya lihat langsung kok, bolak-balik naik motor kok. Orang kerja kan enggak pakai naik motor bolak-balik,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/5).

Ahok menuding, pada awalnya Fitri mengaku sebagai PNS DKI Jakarta, bahkan menjadi mandor PHL lainnya. Ini yang menjadi dasar Ahok memutuskan memberhentikan kontrak dengan diri warga Klender, Jakarta Timur ini.

“Mana? Terus saya tanya PNS bukan? Bohongin, PNS, pertama, iya kan?” jelas Ahok.

Fitri yang tidak terima sampai bersumpah bahwa dirinya bukan mandor. Bahkan dia mengaku sejak awal sebagai PHL dari Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur.

“Bapak dengar saya mengaku PNS? Saya bilang PHL. Bapak bilang saya mandor, saya bukan mandor. Saya mengkoordinasi pekerjaan PHL yang saya bawa. Tapi saya ikut turun tangan mengerjakan semuanya. Semua hasil kerja saya ada. Saya ikut turun tangan,” jelas Fitri.

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...