Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Ahok Berikan Apresiasi Langkah Polda Yang Menangkap Sekjen Jakmania

Ahok Berikan Apresiasi Langkah Polda Yang Menangkap Sekjen Jakmania

ahok-jersey-persija

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan apresiasi terhadap langkah Polda Metro Jaya yang telah menangkap Sekertaris Jenderal The Jakmania, Febrianto.

Menurut Ahok, di negara ini tidak ada siapapun yang dapat kebal dengan hukum. Lagi pula status Sekjen yang disandang Febrianto perlu dipertanyakan legalitasnya.

“Pertanyaannya apa betul dia Sekjen Jakmania? Memang ada notarisnya? JakMania ada akta atau yayasan enggak? Memangnya Jakmania ketua umumnya dipilih rakyat kayak partai? Enggak juga kan?” tutur Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (20/10).

Kalau suatu organisasi tidak dapat menunjukan legalitasnya, lanjut Ahok, maka sangat wajar aparat penegak hukum mengamankan sosok orang yang kabarnya seorang sekjen. Sebab, kata Ahok siapapun bisa mengaku-ngaku sebagai The Jakmania.

Di dalam perkara ini, kemudian Ahok mengibaratkan hubungannya dengan Jakmania seperti orangtua dan anak. Jika anak nakal harus diperingatkan atau dipukul dengan rotan demi kebaikan anak itu.

“Makanya saya sangat berterimakasih sama Kapolda, Pangdam, dan jajarannya untuk ditangkapin saja. Mereka sudah kurang ajar itu, nongkrong-nongkrong naik motor di Patal Senayan, tangkapi saja,” tutur Ahok.

Dilanjutkan oleh Ahok, ada juga yang foto yang pakai pedang di akun Facebook-nya, itu juga mau ditangkap. Tulisannya ‘Killing Fear Bobotoh Part II’ pakai samurai gitu.

Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sendiri menangkap satu dari dua pelaku provokator kericuhan suporter pada laga final Piala Presiden 2015 di Jakarta, Minggu 18 Oktober.

Provokator itu adalah Sekjen Jakmania yang berprofesi sebagai wartawan, Febrianto. Perkara ini kemudian ditangani oleh Subdit Cyber Crime Dit Reskrimsus.

Seperti diketahui Febri lewat akun Twitternya @bung_febri, memposting berita provokasi : “Kalau menganggap final piala presiden di Gbk takkan ada apa2, mungkin anda bisa menyusul kawan anda Rangga #tolakpersibmaindiijakarta.”

Oleh karena itu, pada perkara ini Febri akan dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) UU ITE dan atau Pasal 160 KUHP.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...