Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Bilang Kalau PNS DKI Tidak Dapat THR, Ini Alasannya

Ahok Bilang Kalau PNS DKI Tidak Dapat THR, Ini Alasannya

_basuki-tjahaja-purnama_ahok

 

 

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok memastikan kalau Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang sering disebut dengan gaji ke-14. Hal ini dilakukan, karena Ahok dan Wakilnya Djarot Saiful Hidayat berdalih untuk menghemat uang rakyat dengan memangkas gaji PNS-PNS yang malas.

“14 Enggak ada. Kami berdua (dengan Djarot) mau hemat duit rakyat ini. Cara hematnya gimana? Sembelih aja duit yang malas,” ujar Ahok di Lapangan eks IRTI, Monas, Jakarta, Jumat (20/5).

Maka sebagai gantinya, sambung Ahok, adalah menggunakan sistem Tunjangan Kerja Daerah (TKD). Dia menjelaskan besaran TKD akan ditentukan melalui penilaian sistem Key Performance Index (KPI). Melalui KPI, lanjut Ahok, PNS akan mendapatkan TKD besar bila kinerjanya dinilai baik dan sebaliknya.

“TKD saja pakai KPI. Kalau sudah macam-macam, seluruh TKD hilang. Kalau dulu kan ada TKD nih, TKD apa? Tunjangan kehadiran daerah, bukan kinerja tuh. Sekarang enggak ada lagi. Kita sudah gabung. Begitu kamu enggak beres, buang jadi nol,” jelas Ahok.

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...