Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Buka Suara : Saya Enggak Mau Masuk Penjara Karena Anggota Dewan

Ahok Buka Suara : Saya Enggak Mau Masuk Penjara Karena Anggota Dewan

ahok3338

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku masih menahan pengesahan kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta. Seperti diketahui, jajaran legislator DKI Jakarta meminta kenaikan tunjangan rumah mencapai 100 persen.

Dijelaskan oleh Ahok, seharusnya permintaan kenaikan tunjangan itu sudah diparaf. Tetapi, dia memberi catatan keras kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI untuk mengkaji ulang lagi usulan itu.

“Saya bilang sama Sekwan dikaji dulu, bukan asal minta, harus ada kajian, dasarnya apa. Saya enggak mau saya masuk penjara karena anggota dewan, gara-gara salah gitu lho,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10).

Ditambahkan oleh Ahok, kalau dirinya tidak ingin seperti yang terjadi pada beberapa kepala daerah lain. Asal teken tiba-tiba mendapat vonis salah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kalau memangnya oke ya kita kasih. Sekwan lagi urus. Masalahnya ini lumayan lho tinggi naiknya,” imbuhnya.

Sementara itu seperti diketahui sebelumnya, Kepala Bagian Keuangan Kesekertariatan Dewan, Dame Aritonang membenarkan permintaan kenaikan tunjangan rumah dari DPRD DKI.  Bila usulan kenaikan tunjangan itu direstui Gubernur, ujar Dame, pendapatan bulanan atau take home pay anggota DPRD DKI pun ikut naik sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta tiap bulannya.

‪”Kalau tunjangan naik, take home pay mereka naik. Sekarang sedang diproses di eksekutif,” jelas Dame.

Sekedar informasi, berdasarkan peraturan gubernur 68 tahun 2007, tunjangan perumahan untuk pimpinan Dewan adalah Rp20 juta sementara untuk anggota Dewan adalah Rp15 juta. Dame mengungkapkan kalau pada usulannya DPRD DKI meminta kenaikan tunjangan tersebut mencapai Rp40 juta untuk pimpinan dan Rp30 juta untuk anggota Dewan. Usulan itu sendiri sudah mulai digulirkan sejak tahun lalu.

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...