Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Curhat Seputar PNS DKI

Ahok Curhat Seputar PNS DKI

ahok lantik

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Senin (18/5) melantik sebanyak 649 pejabat eselon III dan IV, di halaman Balai Kota. Dalam pelantikan itu akan ada pegawai yang dimutasi, dipromosikan, dipindah ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain, dan juga ada yang dijadikan staf.

Seusai pelantikan, Basuki Tjahaja Purnama menuturkan,”Tidak akan menunggu waktu evaluasi per tiga hingga enam bulan untuk menurunkan jabatan pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang dinilai tidak berkinerja dengan baik.”

“Kan kita sudah tahu gerak-geriknya seperti apa. Kan saya katakan kalau kita perintah enggak gerak, kamu mau nunggu enam bulan lagi? Mau tunggu setahun?” tutur Ahok

Dirinya menceritakan, kalau telah membuat kesalahan ketika masih menjadi wakil gubernur dan berpasangan dengan Joko Widodo dulu. Ketika itu, dia dan Jokowi selalu memberi kesempatan enam bulan hingga satu tahun kepada pegawai yang tidak bisa bekerja.

“Kalau sudah mental, umur begitu enggak bisa berubah,” kata Ahok.

Lebih baik, lanjutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi kesempatan kepada pegawai yang masih muda dan lebih ingin mengabdi. Dengan hal itu, maka jajaran pemerintahan di DKI Jakarta akan diisi oleh orang-orang yang memang ingin membangun Jakarta. Ahok pun yakin masih banyak pegawai yang menginginkan kesempatan itu.

Pada kesempatan itu, Ahok juga menuturkan kalau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan lagi mengadakan seleksi penerimaan pegawai negeri sipil. Sebab, ia menilai jumlah PNS DKI yang ada saat ini terlalu banyak.

“Saya akan senang apabila Pemprov DKI melakukan pengurangan jumlah PNS. Caranya, dengan memecat PNS yang memiliki kinerja yang buruk,” ungkapnya.

Menurut Ahok, PNS bisa saja dipecat karena hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2010.

 

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...