Home / Bisnis / Artikel / Ahok Disindir Soal Reklamasi, ‘Jangan Ngeles Lagi!’

Ahok Disindir Soal Reklamasi, ‘Jangan Ngeles Lagi!’

“Ahok jangan ngeles lagi’ ungkap Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Ahok Disindir Soal Reklamasi, ‘Jangan Ngeles Lagi!’

Ketua Badan Legislasi Daerah DKI Jakarta, Mohamad Taufik heran dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tentang nilai tambahan kontribusi dalam aturan terkait reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Taufik heran karena sejak awal Ahok terlihat kaget dengan nilai itu. Namun dalam rapat selanjutnya, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta justru menyebutkan jika Ahok ingin perhitungan yang seperti itu.

Taufik menjelaskan saat itu dia bersama Ahok dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membahas usulan Pemprov DKI nilai tambahan kontribusi, yaitu 15 persen. Dari simulasi yang dilakukan, nilai tambahan kontribusi untuk satu pulau saja didapati cukup tinggi mencapai Rp 2,6 triliun.

Ketika disampaikan ke Ahok, dia kaget juga. ‘Waduh, gede banget, Bang,’ begitu katanya. Ahok jangan ngeles lagi. Ada saksi Sekda. Saya bilang, ditotal-total bisa Rp 48 triliun. Sudah berjalan, kemudian rapat Baleg. Tiba-tiba, Bu Tuty bilang untuk kembali ke semula (15 persen)” ungkap Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Taufik menganggap poin tambahan kontribusi tidak bisa dimasukkan dan jadi produk perda. Pasalnya tidak ada dasar hukum yang menjadi dasar penetapan poin tambahan kontribusi, sehingga lebih pas untuk dikeluarkan dalam produk pergub.

Ada tiga poin kewajiban yang harus dilakukan pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi Pantura Jakarta yaitu poin kewajiban, kontribusi, dan tambahan kontribusi. Taufik mengungkapkan dasar hukum poin kewajiban ada pada Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 dan dasar hukum poin kontribusi ada pada aturan Bappenas.

Baca Juga

Tebusan Amnesti Pajak hingga 22 September sudah capai Rp36,3 triliun

  Uang tebusan dari hasil program amnesti pajak per tanggal 22 September 2016 sudah mencapai ...