Home / Berita / Ibu Kota / Ahok : Kalau Nggak dihapus Denda Pajak, Akan Tambah Parah

Ahok : Kalau Nggak dihapus Denda Pajak, Akan Tambah Parah

ahok441

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui Dinas Pelayanan Pajak (DPP) mengeluarkan kebijakan penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kebijakan ini diberlakukan mulai tanggal 16 November hingga 31 Desember mendatang.

“Kalau enggak dihapusin denda, kamu enggak bisa bayar terus jadi tambah parah. Jadi kita hapus,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/11).

Ditambahkan oleh Ahok, kebijakan ini dilakukan dalam rangka mendorong wajib pajak untuk melunasi utang pajak mereka. Hal ini juga dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan PKB dan BBNKB.

Penghapusan denda pajak itu tertuang dalam Keputusan Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta Nomor 2829 Tahun 2015 tentang Penghapusan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Penghapusan Sanksi Administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Adapun penghapusan sanksi administrasi itu dilakukan dengan cara penyesuaian sistem PKB dan BBNKB terhadap wajib pajak yang telah berakhir masa pajaknya.
 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...