Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Marah, PNS DKI Jakarta Naik Bus Jemputan Harus Bayar

Ahok Marah, PNS DKI Jakarta Naik Bus Jemputan Harus Bayar

_basuki-tjahaja-purnama_ahok

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghentikan pengoperasian bus antar-jemput untuk pegawai negeri sipil (PNS). Disamping dinilai mengganggu kinerja, PNS juga harus membayar sejumlah uang untuk dapat menikmati fasilitas itu.

“Ada iuran bulanan Rp 75-100 ribu. Ini kan luar biasa nih ada iuran bulanan,” papar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (22/1).

Gara-gara iuran, kata Ahok, tidak semua PNS DKI Jakarta bisa menikmati fasilitas ini. Padahal sopir bus antar-jemput itu sudah digaji layaknya pegawai. Belum lagi, PNS lain yang bukan ‘member’ dikenakan biaya tambahan jika naik bus itu.

“Sopir digaji kok. Makanya ini ada permainan. Terus tarik lagi dari penumpang, nah itu dosanya sudah,” tambah Ahok.

Bukan hanya itu, fasilitas ini lebih banyak digunakan oleh PNS ‘senior’. Para PNS muda yang naik bus ini justru jadi bahan bully.

“Ada gengnya nih. Sudah kaya geng membership, yang PNS muda enggak bisa naik, di-bully karena ini kursi punya si A si B. Terus kalau ada yang penumpang biasa naik, boleh enggak? Boleh, dipungutin duit,” terang Ahok.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...