Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Mengaku Masih Ada Kendala jika Hapus Premium di Jakarta, Apa Itu?

Ahok Mengaku Masih Ada Kendala jika Hapus Premium di Jakarta, Apa Itu?

ahok 555

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana akan menghapus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Jakarta. Dia menuturkan kalau pihaknya telah memberikan surat kepada PT Pertamina untuk merealisasikan rencana tersebut.

Tetapi upaya ini tampaknya memiliki kendala, yakni belum tersedianya sejumlah moda transportasi massal seperti angkot dan mikrolet untuk beralih dari premium.

“Yang jadi masalah premium adalah soal Mikrolet, angkot. Makanya kami mau mendorong mereka dengan cara ini supaya mereka mengganti CNG,” ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/2).

Pemprov DKI Jakarta sendiri sudah lama merekomendasikan untuk mengganti premium menjadi Compressed Natural Gas (CNG) sejak 3 tahun lalu. Dengan penggunaan CNG, kata Ahok, Indonesia menjadi tidak perlu import premium lagi dari luar negeri.

Disamping, sambungnya, harga gas juga lebih murah dibandingkan dengan harga BBM tak bersubsidi. CNG juga dapat membuat mesin produksi lebih bersih sehingga dapat menekan biaya perawatan.

“Jadi dia mesti dipaksa untuk masuk ke gas. Jadi jangan pakai premium dia. Dan dengan cara itu supaya kalau timbal kita import, kalau premium. Kita harus membuat supaya tidak ada import, hemat uang, pakai CNG saja,” papar Ahok.

Untuk itu, kata Ahok, Pemprov DKI akan terus berupaya mendorong para pengusaha angkot dan mikrolet untuk mau bergabung dalam manajemen TransJakarta dan mau mengganti bahan bakar dengan gas.

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...