Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Mengaku Salah, Terlambat Serahkan APBD DKI 2016 ke Kemendagri

Ahok Mengaku Salah, Terlambat Serahkan APBD DKI 2016 ke Kemendagri

ahok2252

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak menyalahkan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) kalau pengesahan APBD DKI 2016 harus molor. Sebab, dalam hal ini, Gubernur DKI Jakarta mengakui bersalah telah melanggar tenggat waktu penyelesaian APBD DKI yang seharusnya telah diajukan ke Kemendagri pada 30 November 2015 lalu.

“Memang kita yang salah, kita ada kesalahan juga waktu itu kirim bukan 30 November-kan. Mendagri waktu itu mewajibkan kita 30 November sudah ketuk palu. Itu peraturan, nah kita memang yang terlambat,” kata Ahok, di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/12).

Oleh karena itu, pada persoalan ini Ahok baru memberikan dokumen APBD DKI 2016 ke Kemendagri tertanggal 23 Desember 2015 lalu. Ahok menuturkan, molornya penyelesaian dikarenakan dirinya harus kembali menyisir ulang Rancangan APBD DKI yang saat itu diajukan anak buahnya.

Ketika itu, Ahok mengklaim telah berhasil menyelamatkan anggaran hingga RP6,4 triliun yang sengaja diselipkan anak buahnya saat Rancangan APBD DKI waktu itu masih dalam bentuk Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Ya kalau kita lepasin waktu itu kacau kan,” jelas Ahok.

Seperti diketahui, Kemendagri tidak dapat menjanjikan proses evaluasi APBD DKI dapat selesai sebelum pergantian tahun. Sebabnya, banyak hari libur nasional menjelang tahun tahun baru. Padahal persoalan itu sudah diupayakan dengan rela lemburnya para staf dan pejabat Kemendagri.

“Seharusnya persetujuan DPRD DKI dengan Pemprov DKI soal Raperda APBD DKI sudah tercapai pada 30 November, tapi baru pada 23 Desember kemarin tercapai. Memang kategorinya sudah terlambat,” ujar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek.

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...