Home / Berita / Ahok Mengaku Tidak suka Konsep Pasar Kebon Bawang, ini Alasannya

Ahok Mengaku Tidak suka Konsep Pasar Kebon Bawang, ini Alasannya

759-ahokk6556

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok mengaku tidak cocok dengan konsep Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, yang diresmikannya. Alasannya karena pasar yang dibangun PT Wijaya Karya untuk PD Pasar Jaya itu tidak berkonsep pasar terpadu.

Ahok mengungkapkan kalau pasar saat ini seharusnya tidak hanya memiliki satu fungsi, sebagai tempat berjualan saja. Sebab keterbatasan lahan seharusnya pasar juga dapat menjadi lokasi hunian.

“Kami tidak suka. Kami suka yang di atasnya ada rusun. Konsepnya (pembangunan pasar) belum berpikir untuk cari lahan yang lebih luas,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada acara peresmian, Jakarta Utara, Selasa (13/9).

Ahok merencanakan, pembangunan pasar ke depannya akan menggunakan konsep terpadu. Sehingga anggaran pembelian lahan dapat diserahkan kepada setiap Wali Kota untuk dijadikan fasilitas umum oleh pemerintah.

Seperti diketahui, Pasar Kebon Bawang terletak di tengah-tengah permukiman warga, di tanah seluas 3.082 meter persegi. Bangunan yang hanya terdiri dari satu lantai, mempunyai luas 2.806 meter persegi. Ada sebanyak 126 tempat usaha di Pasar Kebon Bawang dengan rincian 96 kios dan 30 los.

 

 

Baca Juga

Saldo e-Money Habis? Bisa Isi Ulang di Gerbang Tol Cibubur 2

Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk sudah mulai memberlakukan pembayaran wajib non tunai di ...