Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Ahok Mulai didekati NasDem, tapi Belum 100 Persen

Ahok Mulai didekati NasDem, tapi Belum 100 Persen

ahok377

Sosok Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sepertinya menjadi pembicaraan hangat jagat negeri ini. Apalagi ia digadang-gadang berencana akan maju kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017. Meski belum ada satu partai politik yang mendekat, tapi ada sekelompok masyarakat yang menamakan diri ‘Teman Ahok’ dimana mengumpulkan KTP sebagai syarat kalau Ahok maju lewat jalur independen.

Baru-baru ada kabar kalau Partai NasDem mulai mendekati Ahok. Politikus NasDem Akbar Faisal mengakui kalau telah berbicara dengan Ahok tentang Pilkada 2017. Di dalam pembicaraan tersebut, Ahok mengakui baru didekati NasDem terkait Pilkada DKI.

“Saya bilang, kamu kumpulkan tanda tangan yang banyak. Kamu lebih masuk independen. Apalagi ada putusan MK, jawabannya, karena logis sampai hari ini baru NasDem,” ungkap Akbar di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (14/10) kemarin.

Tetapi, lanjut Akbar, dukungan dari NasDem pun belum maksimal. NasDem melihat Ahok memiliki visi yang menarik untuk Jakarta.

“Kalau dari skala 100 persen, baru 30-40 persen sudah (Basuki) satu bahasa dengan NasDem,” imbuhnya.

Akbar yang merupakan Anggota Komisi III DPR itu melihat kalau Ahok mempuyai cara pandang politik modern di tingkat provinsi. Contohnya, banyak hal-hal tabu bagi seorang politikus ditabrak Ahok.

“Misalnya Ahok berani memosting slip gajinya, di samping berbagai terobosan selama ini,” jelas Akbar.

Namun, Akbar melihat terobosan yang dilakukan Ahok selama menjabat Gubernur hanya berhadapan dengan rakyat kecil seperti penggusuran warga Kampung Pulo. Sedangkan ia belum melihat Ahok berhadapan dengan pemilik modal.

“Juga harus diakui atau tidak, Ahok sudah banyak melakukan terobosan. Minus cara komunikasinya. Humasnya kemana? Jangan hanya dia saja yang berbicara,” kata Akbar.

Ditambahkan oleh Akbar, kalau Ahok sebenarnya tidak alergi dengan partai politik untuk maju di Pilkada 2017. Namun Ahok, kata Akbar, telah merasa partai politik tidak nyaman dengan dirinya.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...