Home / Berita / Ibu Kota / Ahok : Saya udah Penjarakan 2 Oknum Mafia Rusun Milik Pemprov DKI

Ahok : Saya udah Penjarakan 2 Oknum Mafia Rusun Milik Pemprov DKI

ahok333

Rumah susun (Rusun) bagi warga yang direlokasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata menyisakan sejumlah masalah. Salah satunya Praktik jual-beli unit rusun ditemukan Pemprov DKI.

“Saya udah tangkap dua orang, modusnya waktu kita mau dirikan rusun, sebelum rusunnya jadi dan mau dibagi, mereka udah ngaturin orang luar dari wilayah masuk ke rusun itu,” tutur Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Candi Bentar Convention Hall, Putri Duyung, Ancol, Jakarta, Minggu (11/10).

Namun secara tegas Ahok tidak menyebut dua oknum itu bermain di lokasi rusun yang mana. Tetapi akibat permainan mafia-mafia ini, rusun yang dibangun Pemprov DKI menjadi tidak cukup untuk warga yang seharusnya berhak menerima.

“Makanya tiap kali kita bangun rusun itu kita hitung nggak cukup. Nah itu (gara-gara) orang tambahan. Nah dia begitu udah dapet rusun, kita udah kasih dia KTP, dia balik lagi terus rusunnya dijual. Dia balik lagi ke lokasi,” ungkap Ahok.

Dilanjutkan oleh Ahok, terus kita kan udah kasih rusun nih, harusnya alamatnya kan nggak boleh diisi lagi. Tapi diisi lagi sama orang luar. Sekarang (oknumnya) udah ditangkap, masuk penjara dua.

Terkait keluhan warga tentang biaya hidup di rusun yang mahal, Ahok secara tegas membantahnya. Beberapa warga pindahan mengaku di lapangan diminta membayar sekitar Rp 700 ribu/bulan setelah 3 bulan mendapat akomodasi gratis.

“Nggak, nggak. Itu kan buat jaminan, gas, segala macem. Dia hanya bayar, kira kira Rp 10 ribu. Tergantung, ada yang Rp 5 ribu/hari. Ada yang Rp 15 ribu, tergantung wilayah,” jelas Ahok.

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...