Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Ahok Sindir Adhyaksa Dault, ‘Dia Gak Ngerti Survei!’

Ahok Sindir Adhyaksa Dault, ‘Dia Gak Ngerti Survei!’

“Itu dia enggak ngerti survei top of mind” ungkap Ahok.

Ahok Sindir Adhyaksa Dault, ‘Dia Gak Ngerti Survei! ’

Seperti yang diketahui jika hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), menyebutkan jika tingkat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih tertinggi yakni 43%. Tapi angka tersebut dinilai belum cukup menurut Adhyaksa, sebagai modal maju pada Pilkada DKI 2017.

Menurut Adhyaksa angka 43% menunjukan masyarakat Jakarta tidak ingin Ahok menjabat sebagai gubernur lagi, terlebih Ahok merupakan calon petahana. Mendengar komentar itu, Ahok naik pitam. Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai Adhyaksa tidak mengerti sistem survei dan harus banyak belajar lagi.

“Itu dia enggak ngerti survei top of mind. Makanya saya pikir Pak Adhyaksa, mungkin dia hanya Menteri Olahraga jadi dia enggak ngerti sistem statistik, sistem survei, dia enggak ngerti”

“Kalau top of mind itu begini, orang ditanya kira-kira siapa mau jadi gubernur, kemudian orang terbersit menyebut (Ahok) seperti itu. Itu namanya top of mind” ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (1/2/2016).

Ahok menambahkan jika cara itu jelas berbeda dengan pemikiran bila tidak lebih dari 50% berarti seluruhnya tidak mau menginginkan orang tersebut untuk maju kembali. Dirinya juga membandingkan perolehan angka dalam survei yang didapat Adhyaksa.

Kalau pemikiran itu diberlakukan ke Adhyaksa, berarti 96% orang Jakarta tidak suka sosok Ketua Kwarnas Pramuka itu. “Adhyaksa Dault cuma berapa persen ya? 4%, saya enggak tahu. Kalau dia gunakan cara seperti itu, kasihan dia dong. Berarti 96% orang Jakarta enggak suka dia. Kan kasihan” tegas Ahok.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...