Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Ahok Tolak Usulan Tunjangan Rapat DPRD DKI Sebesar Rp 300 ribu, Ini Alasannya

Ahok Tolak Usulan Tunjangan Rapat DPRD DKI Sebesar Rp 300 ribu, Ini Alasannya

ahok458

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menolak mentah-mentah tambahan dalam bentuk tunjangan rapat DPRD DKI Jakarta.

Menurut Ahok, tidak ada aturan yang menyebutkan setiap anggota dewan maupun eksekutif yang mendapat tunjangan tambahan Rp300 ribu untuk setiap kali ikut rapat.

“Dia (DPRD) sudah kirim surat ke saya dari Ketua DPRD, saya beri disposisi ke Sekda, saya tulis mana ada aturannya gitu lho,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/2).

Ditambahkan oleh Ahok, pengajuan tambahan pendapatan tersebut sangat tidak logis. Di instansi mana pun atau di perusahaan mana pun, kata Ahok, Bos pasti marah ketika anak buah mengharapkan pendapatan lebih hanya karena ikut rapat.

“Kamu kalau kerja diajak rapat oleh bos, minta uang kira-kira dimarahin gak? Bisa kaya dong Gubernur kalau tiap kali rapat dapat duit,” paparnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan bahwa mulai tahun ini tunjangan rapat di lembaganya dihidupkan kembali. Besarannya mencapai sekitar Rp300 ribu untuk setiap kali rapat.

Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan bahwa tunjangan rapat ini efektif meningkatkan kinerja anggota Dewan. Ia menyebut saat ini tingkat kehadiran anggota Dewan dalam rapat-rapat di komisi menjadi lebih tinggi.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...