Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Akhirnya IMF Bicara Tentang Hutang Indonesia

Akhirnya IMF Bicara Tentang Hutang Indonesia

IMF_0

Saling lempar pernyataan akhir-akhir ini antara Presiden Joko Widodo dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seputar hutang Indonesia ke Dana Moneter Internasional (IMF), akhirnya mulai terjawab. Hal ini disampaikan langsung oleh pihak IMF.

Menurut IMF Senior Resident Representative for Indonesia, Benedict Bingham dalam keterangan resminya pada hari Rabu (29/4), “Saat ini Indonesia tak memiliki kewajiban apa pun kepada lembaga internasional itu. Akan tetapi, yang ada yaitu fasilitas SDR atau special drawing right (SDR).”

Dalam poin-poin ketentuan, kata Bingham, ada bagian yang menyatakan bahwa IMF mengalokasikan SDR untuk semua anggota sesuai dengan porsi kuotanya dalam rangka menjamin tersedianya likuiditas.

Lebih lanjut diungkapkan Bingham, kalau sekarang Indonesia mendapatkan jatah SDR sekitar 2,8 miliar dollar AS atau Rp 36,4 triliun. Fasilitas tersebut saat ini tercatat sebagai kewajiban Bank Indonesia. Di sisi lain, kepemilikan SDR dicatat sebagai aset yang dimiliki bank sentral.

“Dengan demikian, ketika SDR dialokasikan, di sana tidak ada perubahan nilai utang bersih anggota kepada IMF,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Presiden Jusuf Kalla juga berkomentar. Menurutnya, kalau pemerintah Indonesia tidak memiliki utang kepada Dana Moneter International (IMF).

Lebih lanjut diungkapkan, pembayaran kepada IMF itu bukan kewajiban pemerintah, melainkan Bank Indonesia sebagai anggota membayar iuran. “Tapi bukan punya utang, melainkan kewajiban BI membayar iuran. Bukan pemerintah,” tegas Jusuf Kalla.

Seperti diketahui, sebelumnya, mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo yang disebutnya salah terkait dengan IMF.

Lewat akun Twitter-nya, @SBYudhoyono, Yudhoyono menyatakan, dia terpaksa mengoreksi pernyataan Jokowi mengenai IMF karena Indonesia sudah melunasinya ke lembaga tersebut. “Sejak 2006, Indonesia tidak jadi pasien IMF. Tidak lagi didikte IMF. Kita merdeka & berdaulat utk merancang pembangunan ekonomi kita,” tulis SBY dalam tweet-nya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...