Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Akhirnya JHT BPJS Ketenagakerjaan direvisi, Kena PHK Satu Bulan Sudah Bisa Ambil

Akhirnya JHT BPJS Ketenagakerjaan direvisi, Kena PHK Satu Bulan Sudah Bisa Ambil

bpjs

Setelah sempat menuai protes, apalagi muncul petisi dari masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari Jum’at (3/7) sore memanggil tiba-tiba Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakhiri dan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya ke Istana Kepresidenan, Jakarta.

Hal itu ternyata untuk membahas soal polemik Peraturan Pemerintah tentang Jaminan Hari Tua (JHT).

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi akhirnya memutuskan agar PP yang menuai protes itu segera dilakukan revisi.

“Bagi peserta yang kena PHK atau tidak lagi bekerja, satu bulan kemudian bisa ambil JHT. Itu arahan Presiden, konsekuensinya ada revisi terhadap PP,” ungkap Hanif usai pertemuan.

Ditambahkan oleh Hanif bahwa di dalam revisi PP tersebut akan diberikan pengecualian terhadap pekerja yang terkena PHK dan juga bagi pekerja yang tak lagi bekerja atau mengundurkan diri.

Untuk mereka yang terkena pengecualian, bisa mencairkan dana JHT satu bulan pascakeluar dari tempatnya bekerja.

Sedangkan bagi pekerja aktif yang masih menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebut Hanif, tetap diberlakukan aturan pencairan sebagian dalam waktu 10 tahun.

“Untuk yang masih aktif bekerja, masih akan tetap berlaku aturan pencairan yang 10 tahun,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya, dimana revisi PP akan dilakukan secepatnya.

“Akan segera ditindaklanjuti. Maka melalui media, kami sampaikan bahwa untuk yang PHK dan mengundurkan diri satu bulan kemudian bisa dicairkan,” kata Elvyn.

 

Tag :

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...