Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Akhirnya Pemerintah Memutuskan Impor 3 Bahan Pokok

Akhirnya Pemerintah Memutuskan Impor 3 Bahan Pokok

cabe bawang merah 2

Pemerintah akhirnya memutuskan membuka keran impor untuk 3 bahan pokok. Hal ini berdasarkan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas (ratas) beberapa hari lalu.

Keputusan diambil semata-mata untuk menjamin ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Kementerian Perdagangan memutuskan untuk membuka keran impor untuk 3 bahan pokok, untuk mengamankan harga pangan jelang puasa dan lebaran tahun ini,” ungkap Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di Istana Negara.

Tujuh instruksi Presiden Jokowi yang dikeluarkan seperti berikut ini :
1.Terjaminnya ketersediaan pangan dengan harga terjangkau.
2.Mengadakan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan.
3.Menindak tegas penimbum BBM dan kebutuhan bahan pokok.
4.Memprioritaskan kendaraan pengangkut logistik dan memberantas pungli agar ketersediaan pangan terjamin.
5.Menjaga agar inflasi ekstrem tidak terjadi selama Ramadhan dan Idul Fitri, caranya tentu dengan memantau  harga kebutuhan pokok seperti beras, daging, telur, cabai, bawang, dan sayuran.
6.Impor adalah solusi terakhir, diutamakan penyerapan hasil-hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan.
7.Mempercepat dan menjamin kelancaran serta kelayakan distribusi raskin di bulan Juni 2015.

Sementara ketiga bahan pokok yang diputuskan untuk impor adalah :
1. Bawang Merah
“Pemerintah siap lakukan impor bawang merah untuk melakukan stabilitas harga,” ujar Mendag Rachmat Gobel.

Alasannya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada inflasi 0,50% pada Mei 2015. Salah satu penyumbangnya adalah bawang merah dimana menyumbang inflasi sebanyak 0,03%. Hal ini terjadi karena sepanjang Mei 2015 harga bawang merah mengalami kenaikan sekitar 6,19%. Kenaikan tertinggi terjadi di Kupang dan Sumenep.

Harga bawang merah mengalami kenaikan akibat dari kurangnya pasokan ke pasar. Menurut Mendag,”Di sentra bawang merah seperti di Brebes dan Jawa Timur serta beberapa daerah lainnya sedang panen bawang merah. Tapi jumlahnya tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi sebentar lagi masuk bulan puasa dan lebaran.”

Untuk besaran volume bawang merah yang akan diimpor, Mendag belum bisa menentukan.

2. Cabai
Cabai ternyata juga penyumbang angka inflasi yang cukup tinggi pada Mei kemarin, dimana tercatat mencapai 0,50%. Hal ini disebabkan karena naiknya harga cabai. Data BPS mencatat kalau harga cabai sepanjang Mei mengalami kenaikan sebesar 22,22%.

Menurut Kepala BPS,”Cabai merah mengalami kenaikan 22,22%, karena memang pasokan dari sentra produksi berkurangan. Terjadi kenaikan di 69 kota, tertinggi di Medan dan Banda Aceh.”

Sementara Mendag Gobel mengungkapkan bahwa cabai merah itu ada kenaikan harga. Pemerintah siap lakukan impor untuk melakukan stabilitas harga.

Impor mungkin dapat direalisasikan pada minggu depan. Tapi Mendag belum mengetahui asal negara yang akan memasoknya.

3. Daging Sapi
Salah satu yang juga menjadi kebutuhan masyarakat pada saat puasa dan lebaran adalah daging sapi. Untuk mengamankan harga daging sapi, Kemendag telah mengeluarkan izin impor sapi total sebanyak 279.000 ekor sapi.

“Sudah dijalankan. Realisasinya tentu akan dikontrol dari semua pemegang izin impor itu sendiri. Sekitar 11 perusahaan,” ungkap Mendag Rachmat Gobel.

Sebanyak 279.000 ekor sapi tersebut masih berasal dari Australia, dimana 29.000 ekor sapi siap potong.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...