Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Aksi Berani dari Pengacara Wanita Yang Gagalkan Perampokan di Taksi

Aksi Berani dari Pengacara Wanita Yang Gagalkan Perampokan di Taksi

nursyahbani

Kejahatan terutama di Ibukota makin mengkhawatirkan saja. Bisa terjadi dimana dan kapan saja, tidak peduli apa mereka laki-laki ataupun perempuan. Meski aksi kejahatan sudah dibasmi tapi tetap masih ada saja.

Bagi masyarakat terutama kaum perempuan mungkin harus meniru keberanian yang dilakukan Nursyahbani Katjasungkana. Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara ini begitu berani menggagalkan aksi perampokan terhadap seorang sopir taksi Blue Bird.

Menurut ceritanya, kejadian itu terjadi saat dirinya tengah di perjalanan pulang usai rapat di bilangan Tamini Square, Cipayung, Jakarta Timur, 1 September 2015 sekira pukul 18.30 WIB. Pengacara senior ini kemudian pulang dengan menggunakan taksi Blue Bird yang kebetulan sopirnya masih anak muda.

“Nah, saya tanya sudah berapa lama jadi sopir, dan dia bilang baru tujuh hari, jadi mohon petunjuk karena tidak tahu jalan,” tutur Nursyahbani.

Lantaran kalau mau masuk tol di Tamini Square harus mutar dulu kemudian melewati Masjid At-Tin. Kemudian sebelum masuk tol, Nursyahbani melihat dari kejauhan ada kerumunan orang dan terdengar suara teriakan minta tolong.

“Saya bilang ke sopir taksi saya yang kebetulan Blue Bird, saya bilang berhenti, itu kenapa teman kamu. Awalnya saya pikir tadinya penumpang yang berkelahi, mungkin karena KDRT atau apa, tapi karena berhenti lima meter dari taksi itu saya turun dan mendekat,” katanya.

Nursyahbani pun menyuruh orang-orang untuk menghubungi polisi, sementara seperti lazimnya orang-orang di sekitar hanya lalu lalang saja dan menonton kemudian pergi. Walaupun akhirnya sang perampok berhasil dilumpuhkan Nursyahbani bersama dengan para pemotor.

Selang tak lama kemudian, polisi patroli melintas dan hanya membawa taksinya saja yang diketahui dibawa ke kantor polisi. Sementara korban atau sopir taksinya masih dibiarkan begitu saja, dan Nursyahbani menyesalkan hal tersebut.

“Taksinya jalan sejajar dengan taksi saya, lalu saya tanya siapa yang bawa, polisi-polisi. Lalu saya tanya sopirnya mana? Lalu ada anak muda dan dia parkir di depan taksi saya, dan sopirnya siapa yang urus? Dia bilang enggak ada yang urus, lalu saya bilang masukan ke taksi saya dan saya antar ke rumah sakit,” jelasnya.

Kondisi sopir taksi tersebut cukup parah dengan luka menganga di bagian rahangnya. Sepanjang perjalanan ke RS Haji Pondok Gede, sang sopir mengaku masih bisa diajak berkomunikasi.

“Dia bilang bawa penumpang dari Kelapa Gading, dan sampai di situ pas dia (pelaku) bilang pingin muntah, mual nih bang tolong pinggir dulu. Terus minggir dan sambil minggir malah todongkan pisau ke leher saya dari belakang, terus saya seret keluar saya tampol malah dia mendorong saya ke mobil saya lagi. Nah disitu momen melihat dia dipepet gitu,” ungkap Nursyahbani.

Pasca-kejadian tersebut, Nursyahbani mengaku dihubungi Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Farouq dan menyatakan permintaan maaf.

“Lalu ternyata diteruskan ke Kapolres Jakarta Timur Umar Farouq. Lalu Pak Umar minta maaf dan terima kasih sudah membawa korban dan perampoknya sudah di kantor polisi,” imbuh Nursyahbani.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...