Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Alamak….! 10 Tahun ‘Barang tu’ di Penjara, Pengacaranya Sumpahi Hakim

Alamak….! 10 Tahun ‘Barang tu’ di Penjara, Pengacaranya Sumpahi Hakim

Sutan Bhatoegana
Sutan Bhatoegana

Ketua Majelis Hakim Tipikor Jakarta, Artha Theresia akhirnya menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Sutan Bhatoegana, politisi Partai Demokrat  atas tuduhan korupsi saat menjabat anggota DPR. Sutan sendiri tampak tenang saat mendengarkan putusan itu. Mimik wajahnya datar. Sepertinya ia sudah menduga kalau ia dijatuhi putusan cukup berat.  HIngga persidangan berakhir, ia terus  mendengarkan secara seksama pemaparan hakim sambil sesekali mengangguk-anggukan kepala.

Yang justru sangat terpukul adalah anak dan istrinya yang menyaksikan sidang di kursi tamu. Istrinya  Unung Rusiyatie dan putri-putrinya saling berpelukan sambil menangis. Sebelum hakim selesai membacakan surat putusan, mereka langsung meninggalkan ruang sidang.

Majelis Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Sutan terbukti bersalah menerima gratifikasi dan hadiah dari sejumlah pihak. Di antaranya, uang USD 140 ribu dari Waryono Karno, uang USD 200 ribu dari Rudi Rubiandini dan rumah mewah di Medan dari Saleh Abdul Malik.

Perbuatan pria berjuluk si ‘ngeri-ngeri sedap’ yang kerap punya menyebut istilah ‘barang tu” dinyatakan  melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Karena itu, majelis menjatuhkan Vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 1 tahun kurungan kepada Sutan.

Yang bersuara keras justru  pengacara Sutan Bhatoegana, Eggy Sudjana. Ia  tak kuasa menahan emosinya, usai putusan penjara 10 tahun kepada kliennya dijatuhkan Pengadilan Tipikor Jakarta. Dia bahkan  menyumpahi agar majelis hakim terkena azab dari tuhan karena perbuatan mereka.

Menurut Eggy, majelis harusnya menyatakan Sutan tidak bersalah atas perbuatan yang didakwakan Jaksa KPK. Pasalnya, dia merasa tidak satupun fakta persidangan membuktikan kliennya menerima gratifikasi.

“Jadi majelis hakim ini secara administrasi mereka hakim tapi dari substansinya mereka bukan hakim. Semua hakim ini sesat,” kata Eggy. Dia terutama menyoroti kesaksian eks Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno ke dalam pertimbangan majelis. Padahal, klaim Eggy, Waryono sudah mencabut kesaksian tersebut.

Selain itu, tambah Eggy, pakar hukum pidana Mudzakkir yang dihadirkan sebagai ahli dalam persidangan sudah menyatakan dakwaan jaksa kabur. “Jadi bagaimana memutuskan 10 tahun atas dasar dakwaan yang kabur, ini bagaimana hakim bisa putuskan dakwaan ini,” tegasnya.

Pengacara kontroversial ini menyebut majelis hakim telah memutarbalikan hukum. Dia pun yakin kelima anggota majelis akan mendapat azab pedih dari yang maha kuasa. “Tinggal tunggu azab Allah buat para hakim ini. Lihat saja nanti bagaimana kehidupan lima orang ini,” ujarnya berapi-api. – ant/jp

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...