Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Alasan Kesehatan, Antasari Kemungkinan Mendapat Grasi dari Presiden

Alasan Kesehatan, Antasari Kemungkinan Mendapat Grasi dari Presiden

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar

Jakarta –  Kondisi kesehatan mantan ketua KPK Antasari Azhar belakangan cukup memburuk. Saat ini ia harus mendapat perawatan khusus di Rumah Sakit Omni, Alam Sutera karena penyakit diabetes. Saat dibawa ke rumah sakit pada hari Minggu 5 Juli lalu, kadar gula darahnya mencapai   600.

“Kalau kadar gula seperti itu ya, tentu berbahaya. Makanya kita izinkan ia dirawat di rumah sakit,” kata  Kepala Lembaga Pemasyarakatan  Kelas 1A Pria Dewasa Kota Tangerang, Dedi Handoko.  Antasari selama ini menghuni LP itu setelah pengadilan menjatuhkan hukuman 18 tahun kepadanya atas dakwaan pembunuhan  Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen.

Selama ini Antasari tidak pernah mengakui terlibat dalam pembunuhan itu. Ia pernah mengajukan banding atas putusan itu, tapi ditolak. Nasib yang sama diterimanya saat mengajukan kasasi dan peninjauan kembali.  Seluruh proses pengadilan tersebut tetap menyatakan Antasari bersalah.

Satu-satunya upaya hukum yang bisa dilakukan Antasari adalah mengajukan permohonan keringanan hukuman dari presiden melalui permohonan grasi.  Namun selama ini Antasari menolak memohon grasi  karena merasa ia tidak bersalah.

Tapi situasi berbeda setelah kondisi kesehatannya mulai buruk dalam beberapa pekan belakangan ini. Demi mendapatkan perawatan intensif dan masa istirahat yang cukup, Antasari akhirnya setuju menggunakan jalur grasi untuk meminta keringanan hukuman dari Presiden.

Upaya inipun tidak mudah,   sebab sejatinya syarat mengajukan grasi sebagaimana Pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang Grasi, paling lama satu tahun sejak adanya putusan dengan kekuatan hukum tetap. Artinya,  pengajuan grasi oleh Antasari sudah di luar jadwal yang ditentukan. Lantas, apakah grasi itu akan ditolak?

Presiden Jokowi belum bisa memastikannya.  Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Presiden masih mempertimbangkan sisi hukum pemberian grasi itu. “Sesuai Undang-Undang, Presiden akan menjawab permohonan itu dalam 90 hari,” katanya. Tapi ada kemungkinan kepastian grasi itu akan diputuskan dalam 10 hari ke depan.

Pratikno menyebutkan,  Jokowi kini telah meminta masukan dari berbagai pihak untuk mempertimbangkan permohonan grasi  itu agar tidak menabrak aturan hukum yang berlaku. Masukan itu di antaranya diperoleh dari Menkumham Yasonna H Laoly, Jaksa Agung HM Prasetyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno.

Namun melihat kondisi kesehatan Antasari yang cukup memprihatikan, bukan tidak mungkin grasi akan diberikan sehingga proses perawatannya bisa lebih lancar.  ***

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...