Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Amoxicillin: Khasiat, Dosis, dan Efek Samping

Amoxicillin: Khasiat, Dosis, dan Efek Samping

amoxicillin

Kenapa obat ini diresepkan?

Amoxicillin digunakan untuk merawat infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri seperti pneumonia; bronkitis, gonorrhea dan infeksi telinga, hidung, tenggorokan, saluran kemih dan kulit. Obat ini juga digunakan dengan kombinasi bersama obat lain untuk mengeliminasi H. Pylori, bakteri penyebab maag. Amoxicillin ada dalam kelas obat yang disebut antibiotik mirip dengan penicillin. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini tidak bekerja melawan pilek, flu dan infeksi virus lainnya.

 

Bagaimana obat ini seharusnya digunakan?

Amoxicillin dikemas dalam bentuk kapsul, tablet dan tablet kunyah, cair dan obat tetes. Obat ini biasanya diminum setiap 12 jam (dua kali per hari) atau setiap 8 jam (tiga kali per hari) dengan atau tanpa makanan. Untuk membuat Anda ingat kapan harus minum amoxicillin, minumlah dalam waktu yang sama setiap hari. Ikuti petunjuk dalam label resep dengan seksama dan tanyakan dokter jika ada bagian yang tidak Anda mengerti. Konsumsi amoxicillin seperti yang ada dalam petunjuk. Jangan mengkonsumsi lebih atau kurang dari yang diresepkan dokter.

Untuk amoxicillin cair dan tetes, kocok dengan baik sebelum menggunakannya. Gunakan alat tetes yang disertakan dalam kemasan obat. Obat tetes untuk anak-anak bisa diteteskan di mulut anak atau ditambahkan ke susu formula, jus, air, dan cairan dingin lainnya dan diminum segera.

 

Tablet kunyah bisa dihancurkan atau dikunyah sebelum ditelan. Tablet dan kapsul harus ditelan sepenuhnya dan diminum dengan segelas air.

Konsumsi amoxicillin hingga obat dalam resep dokter habis, bahkan jika Anda merasa sudah baikan. Berhenti menggunakan amoxicillin terlalu dini bisa menyebabkan bakteri kebal terhadap antibiotik.

 

Penggunaan lain dari obat ini

Amoxicillin juga kadang-kadang digunakan untuk mencegah infeksi antraks setelah terpaan dan ancaman infeksi antraks pada kulit dan infeksi clamydia selama kehamilan. Bicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan resiko saat menggunakan obat ini untuk kondisi Anda.

Obat ini mungkin diresepkan bersama dengan penggunaan obat lain; tanyakan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apakah tindakan khusus yang harus saya ikuti?

Sebelum mengkonsumsi amoxicillin:

-Beritahukan dokter jika Anda alergi dengan amoxicillin, penicillin, cephalosporins, atau obat lainnya.

-Beritahukan dokter jika ada obat resep, obat bebas, suplemen, vitamin dan produk herbal yang Anda minum. Pastikan Anda menyebutkan jika Anda mengkonsumsi obat ini: chloramphenicol (chlormycetin), antibiotik lain dan probenecid. Dokter Anda mungkin akan mengubah dosis obat dan melihat jika ada efek samping.

-Beritahukan dokter jika Anda pernah atau masih menderita penyakit ginjal, alergi, asma, alergi serbuk bunga, gatal atau phenylketonuria.

-Beritahukan dokter jika Anda hamil, berencana untuk hamil atau menyusui. Jika Anda hamil saat sedang mengkonsumsi amoxicillin, hubungi dokter Anda.

Apa pantangan makan yang harus saya ikuti?

Kecuali dokter memerintahkan Anda berpantang makanan atau minuman tertentu, maka Anda bisa melanjutkan pola makan dan minum seperti biasanya.

Apa yang harus saya lakukan jika saya lupa minum obat?

Segera minum dosis yang terlupakan segera setelah Anda ingat. Akan tetapi jika hampir waktunya untuk minum dosis selanjutnya, Anda bisa melewati dosis yang Anda lupakan dan melanjutkan minum obat sesuai anjuran. Jangan minum obat ini dua dosis sekaligus karena Anda lupa minum satu dosis.

Apa efek samping dari obat ini?

Amoxicillin bisa menyebabkan efek samping. Beritahukan dokter Anda jika gejala-gejala ini Anda alami, bersifat parah atau tidak menghilang:

-mulas

-muntah

-diare

Beberapa efek samping bisa berakibat fatal. Gejala-gejala di bawah ini jarang terjadi, tapi jika Anda mengalaminya, hubungi dokter Anda segera:

-ruam kulit yang parah

-gatal

-kejang

-kulit atau mata kuning

-pendarahan yang tidak biasa atau memar

-kulit pucat

-rasa lelah berlebih

-lemas

Bagaimana cara penyimpanan dan pembuangan obat ini?

Simpan obat ini dalam wadah yang diberikan saat Anda membelinya, dengan rapat dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Simpan kapsul dan tablet dalam suhu ruangan dan jauhkan dari panas dan kelembaban berlebih. Buang obat jika kadaluarsa atau tidak lagi dibutuhkan. Obat cair sebaiknya harus disimpan di kulkas, tapi juga boleh disimpan dalam suhu ruangan. Buang obat yang tidak digunakan setelah 14 hari. Jangan bekukan obat. Tanyakan pada dokter atau ahli kesehatan, cara membuang obat dengan benar.

Informasi lain apakah yang harus saya ketahui?

Dokter Anda mungkin meminta tes laboratorium untuk mengecek respon tubuh terhadap amoxicillin.

Jika Anda penderita diabetes, uji air kencing untuk kandungan gula sembari saat sedang mengkonsumsi obat ini.

Jangan biarkan orang lain mengkonsumsi obat Anda. Resep yang Anda peroleh mungkin tidak bisa ditambah. Jika Anda masih mengalami infeksi setelah amoxicillin habis, hubungi dokter Anda.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...