Home / Berita / Nasional / Angelina Sondakh Merasa Sangat Sedih, Tidak Bisa Bayar “Uang Pengganti”

Angelina Sondakh Merasa Sangat Sedih, Tidak Bisa Bayar “Uang Pengganti”

angelina-sondakh-

Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh (Angie) mengaku sedih. Walau Peninjauan Kembali (PK) diterima majelis hakim dan hukumannya dikurangi menjadi penjara 10 tahun ditambah denda Rp500 juta dan uang pengganti, namun ia mengaku tak bisa membayarnya.

“Yang dia sampaikan ke saya dia sangat sedih. Kita sampaikan beberapa pertimbangan terus kemudian kita bandingkan sama putusan yang lainnya, putusan Nazaruddin terutama, tadi di persidangan kan jelas siapa pelaku utamanya, Nazaruddin,” ujar penasihat hukum Angie, Rudy Alfonso di gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/1).

Seperti diketahui Majelis PK Mahkamah Agung pada 29 Desember 2015 memutuskan untuk mengurangi vonis Angie dari 12 tahun penjara dan hukuman denda Rp500 juta ditambah kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp12,58 miliar dan 2,35 juta dolar AS (sekitar Rp27,4 miliar) menjadi pidana penjara 10 tahun denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah membayar Uang pengganti Rp2,5 miliar dan 1,2 juta dolar AS (sekitar Rp12 miliar), subsider 1 tahun penjara.

“Nazar hanya dihukum tujuh tahun, Angie dihukum sampai 12 tahun kemudian dikurangi dua tahun menjadi 10 tahun. Nah itu yang tidak adil, yang paling tidak adil lagi, ini kan dakwaannya perkara suap-menyuap,” jelas Rudy.

Mestinya, lanjut Rudy tidak ada uang pengganti karena tidak ada penghitungan kerugian negara kemudian pada putusan kasasi.

“Putusan awal sebenarnya tidak ada tapi di kasasi dibebani uang pengganti kurang lebih Rp40 miliar nah kenapa dikenai uang pengganti? Itu yang bikin dia sedih, mau bayar pakai apa?” tutur Rudy.

Angie sendiri menolak untuk berbicara mengenai kasusnya tersebut.

“Yang tadi kalau dia tidak mau bicara ya itulah. Yang ketiga anaknya masih kecil yatim. Ia tidak bisa mengasuh anaknya. Sulit menjelaskan ke anaknya selama ini, mungkin dia bisa memberi argumen tapi kan segitu lama bagaimana? Sementara anak ini juga makin besar, sulit buat dia sehingga dia sangat terpukul,” terang Rudy.

Angie merupakan terpidana dalam kasus korupsi pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...