Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Anggaran Kantor Staf Kepresidenan dipertanyakan DPR

Anggaran Kantor Staf Kepresidenan dipertanyakan DPR

99Luhut-Pendjaitan

Pada Kamis (4/6) malam, Komisi II DPR RI mengadakan rapat dengan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

Salah seorang Anggota Komisi II DPR RI Yandri Susanto pada kesempatan tersebut mempertanyakan anggaran yang diajukan Kantor Staf Kepresidenan.

Dijelaskan oleh Yandri, Kantor Staf Kepresidenan mengajukan anggaran Rp 100 miliar untuk tahun 2015. Kantor Staf Kepresidenan tetap dapat bekerja meski anggaran yang diajukan itu belum dicairkan oleh Kementerian Keuangan.

“Kami ingin konfirmasi, selama bekerja sampai hari ini anggarannya dari mana?” tutur Yandri.

Yandri juga terkejut ketika anggaran tahun 2016 yang diajukan Kantor Staf Kepresidenan naik menjadi Rp 159 miliar. Padahal Yandri melihat kalau Kantor Staf Kepresidenan lebih sederhana dari sisi tugas dan tidak memiliki banyak satuan kerja.

“Ada kejutan kerja apa di Kantor Staf Kepresidenan? Apalagi sampai naik 50 persen. Sepertinya bisa ditekan,” katanya.

Pertanyaan itu kemudian ditanggapi oleh Luhut. Menurutnya, Kantor Staf Kepresidenan merupakan lembaga struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden dalam pengendalian program prioritas, komunikasi politik, dan pengelolaan isu strategis.

Dalam menjalankan tugasnya, lanjut Luhut, Kepala Staf Kepresidenan dibantu oleh lima deputi, staf deputi, dan sekretariat.

Mengenai anggaran, Luhut menuturkan kalau anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk tahun 2015 telah disampaikan pada Kementerian Keuangan melalui surat Menteri Sekretaris Negara pada 7 Mei 2015.

“Semua volunteer, kerja, enggak ada yang aneh,” jelas Luhut.

Untuk tahun 2016, Kantor Staf Kepresidenan mengusulkan anggaran sebesar Rp 159 miliar. Tapi usulan tersebut belum tertampung dalam pagu indikatif Kementerian Sekretaris Negara tahun 2016.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...