Home / Berita / Nasional / Anggota DPR Ini Pertanyakan, Apa Alasan BIN Punya Kewenangan Bisa Tangkap Orang

Anggota DPR Ini Pertanyakan, Apa Alasan BIN Punya Kewenangan Bisa Tangkap Orang

Mahfudz-Siddiq

 

Komisi I DPR meminta para pemangku kebijakan duduk bersama menyikapi usulan mengenai revisi undang-undang mengenai penanganan terorisme.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi terkait pembangunan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (19/1).

Menurut Mahfudz, pemerintah sebaiknya duduk bersama dengan pemangku kepentingan seperti, Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk mengkaji perangkat undang-undang sehingga konsep yang diajukan lebih terpadu dan komprehensif.

Jika hanya usulan masing-masing lembaga, lanjutnya, sifatnya sektoral dan tidak sinkron antara institusi satu dan institusi lainnya.

“UU Terorisme ini seperti apa implementasinya, kendala dan problemnya, baru kemudian mengusulkan konsep dan revisinya seperti apa. Saya tidak tahu persis (apa yang ingin direvisi, karena ini baru pernyataan umum, walaupun BIN melontarkan usulan agar diberikan kewenangan untuk menangkap,” jelasnya.

Mahfudz pun mempertanyakan alasan BIN ingin mempunyai kewenangan menangkap orang.

“Alasannya apa? Apa ini implementasi pelaksanaan UU. Kalau alasannya pelaksanaan UU, apa sudah dikoordinasikan dengan Polri. Lalu Polri setuju enggak. Jangan sampai nanti BIN usul A dan Polri B jadi berbeda-berbeda,”ujar Mahfudz.

Agar BIN punya kewenangan untuk menangkap, Mahfudz menilai sebenarnya kewenangan tersebut tidak perlu karena penangkapan terhadap orang yang dicurigai bisa dilakukan  polisi.

“Kalau perlu memeriksa dan interogasi, BIN bisa koordinasi dengan polisi. Kami perlu orang ini ditahan 1-2 hari maka polisi sebagai penegakan hukum punya kewenangan untuk melakukan itu. Secara prinsip saya menilai tidak ada masalah (UU Terorisme) karena cuma ini baru pernyataan lisan Menko Polhukam dan Kepala BIN,” jelasnya.
 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...