Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Anggota DPR ke Lokasi Tewasnya Salim Kancil, Apa yang Didapat?

Anggota DPR ke Lokasi Tewasnya Salim Kancil, Apa yang Didapat?

Komisi III DPR RI mengunjungi Lumajang Jawa Timur, guna mendapatkan klarifikasi pelbagai informasi terkait tewasnya Salim Kancil.

Anggota DPR ke Lokasi Tewasnya Salim Kancil, Apa yang Didapat

Rombongan ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III Benny K Harman (Fraksi Demokrat). Selain itu mereka terdiri atas Akbar Faizal (Fraksi Nasdem), Lisa Mariska dan Masinton Pasaribu (Fraksi PDIP), Arsul Sani (Fraksi PPP), Iwan Kurniawan (Fraksi Gerindra), Dossy Iskandar (Fraksi Hanura), dan Irmawan (Fraksi PKB).

Rombongan Komisi III mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah pemangku kepentingan di Kantor Bupati Lumajang, Jawa Timur. Namun sebelumnya rombongan terlebih dahulu mendatangi lokasi pembunuhan almarhum Salim Kancil di Desa Selok Awar-Awar. Selain itu, kediaman Tosan dan almarhum Salim juga dikunjungi.

Para legislator meninjau langsung lokasi penambangan liar, yang merupakan pokok masalah kasus ini. Dalam RDP, komisi III menemui beberapa pihak. Diantaranya Bupati Lumajang, Kapolda Jawa Timur, Kapolres Lumajang, Dandim Lumajang, dan Ketua DPRD Lumajang. Dari Mabes Polri, hadir pula Wakil Inspektorat Pengawasan Umum (Wairsum).

Di dalam RDP itu, anggota DPR juga mengonfirmasi langsung adanya unsur pembiaran oleh kepolisian setempat. Pasalnya sejak tanggal 10 September, warga desa sebenarnya sudah melapor ke kepolisian di sana. Bahwa warga sudah merasa terintimidasi oleh aktivitas penambangan liar. Kapolda Jawa Timur lantas mengakui bahwa ada anak buahnya yang tak melaksanakan tugas dengan baik.

Aksi meresahkan kepala desa tersebut beserta para preman yang menamakan diri Tim 12, yang jumlanya mencapai sekitar 60-an orang dan terus mengintimidasi warga. Kepada Kapolda, anggota DPR menekankan agar aparat kepolisian yang lalai sebaiknya diberi sanksi sebagaimana mestinya. Selain itu ada dugaan terjadi kongkalikong yang dilakukan oknum Kepala Desa.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...