Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Antisipasi Spionase, Iran Terapkan Larangan Pakai Smartphone Bagi Pejabat

Antisipasi Spionase, Iran Terapkan Larangan Pakai Smartphone Bagi Pejabat

smartphones

Smartphone di zaman sekarang sudah selayaknya menjadi kebutuhan pokok dan wajib bagi setiap orang. Sebab banyak sekali sisi positifnya jika memakai smartphone. Namun demikian, hal ini tidak terjadi di negara Iran.

Di negara ini, setiap pejabatnya yang mempunyai akses ke informasi rahasia akan dilarang menggunakan perangkat ponsel pintar, terutama untuk hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Iran, kebijakan ini dikeluarkan karena mereka takut akan spionase yang terjadi di dunia maya, demikian dikutip dari Yahoo, Selasa (16/5).

Ponsel pintar, dinilai pemerintah Iran, tidak aman.

“Karena data yang ada di dalamnya pasti di-back up, dan tidak bisa dihapus ataupun diakses,” demikian pernyataan Brigjen Gholamreza Jalali, Kepala Organisasi Keamanan Sipil Iran.

Jalali juga menambahkan bahwa aturan ini sedang menunggu persetujuan terakhir. Dan jika nanti sudah diteken, para pejabat pemerintah harus menggunakan ponsel ‘tak pintar’ untuk pekerjaan yang terkait dengan informasi sensitif.

Namun demikian, mereka tetap diperbolehkan menggunakan ponsel pintar di kehidupannya sehari-hari.

Sebenarnya, aturan anyar ini muncul setelah pembicaraan pemerintah Iran dan negara lain mengenai nuklir dilaporkan terkena penyadapan. Pemerintah Swiss dan Austria mengaku bahwa mereka telah melakukan penyelidikan di hotel tempat pembicaraan itu berlangsung.

Dari hasil penyelidikan itu mengarah kepada Israel, yang sejak awal sudah menentang keras kebijakan diplomasi nuklir. Namun pihak Israel tentu membantah tuduhan tersebut.

Negara Iran sendiri sudah beberapa kali menjadi korban serangan cyber. Salah satunya pada tahun 2010, ketika fasilitas nuklir mereka di Natanz diserang oleh Stuxnet, sebuah cyber virus yang mereka klaim dikirim oleh Israel dan Amerika Serikat.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...