Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Anwar Ibrahim Ditahan, Aktivis Indonesia Dukung Pembebasan Lewat Petisi Online

Anwar Ibrahim Ditahan, Aktivis Indonesia Dukung Pembebasan Lewat Petisi Online

Anwar Ibrahim Ditahan, Aktivis Indonesia Dukung Pembebasan Lewat Petisi Online

Anwar Ibrahim Ditahan, Aktivis Indonesia Dukung Pembebasan Lewat Petisi Online. Salah satu tokoh pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim kini masih menjadi tahanan politik yang dilakukan pemerintah Negeri Jiran. Di lain pihak aktivis di Indonesia beranggapan jika hal itu merupakan salah satu bentuk tindakan yang tidak demokratis.

Alhasil sejumlah aktivis dari beberapa lembaga swadaya masyarakat mendukung gerakan “March2Freedom”, bagi pembebasan Anwar Ibrahim. Salah satu bentuk dukungan itu adalah petisi secara online. “Kami telah berdiskusi untuk menggalang solidaritas berbagai warga di dunia untuk memperjuangkan keluarga Anwar. Kami mulai dengan petisi online yang sudah didraf dengan tim. Siapa pun dapat mendukung pembebasan Anwar dan yang lainnya” ungkap mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Said di Jakarta (Sabtu, 4/4/2015).

Sementara itu putri Anwar Ibrahim, Nurul Izzah dan Nurul Iman juga nampak bertemu dengan sejumlah aktivis dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Jakarta. Kedatangannya bertujuan menggalang dukungan terciptanya kemajuan demokrasi di Malaysia, termasuk pembebasan Anwar Ibrahim yang saat ini menjadi tahanan politik di Malaysia.

Para aktivis mengajak siapa pun yang ingin mendukung pembebasan bagi Anwar dan tahanan politik dari pihak oposisi, serta terciptanya reformasi demokrasi di Malaysia untuk bergabung dalam gerakan “March2Freedom”. Dukungan itu juga bisa ditunjukkan dengan mengisi petisi secara online di alamat www.change.org/bebaskanmereka.

Dalam komentarnya Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Miko Ginting mengatakan isu kebebasan berpendapat dan demokrasi adalah isu yang harus berlaku secara umum dan diperjuangkan bersama-sama. Menurut dia masalah kebebasan berpendapat adalah suatu isu universal yang bisa saja terjadi di Indonesia.

Salah satu aktivis yang juga sebagai kuasa hukum Wakil Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, Saor Siagian mengatakan kedatangan dua putri Anwar Ibrahim ke Indonesia berada di saat yang tepat. Pasalnya menurut Saor, pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat dan kriminalisasi nyatanya baru saja terjadi di Indonesia.

Meski telah melewati reformasi pada 1998, saat ini Indonesia kembali dalam keadaan terancam. Siapa pun dapat dengan mudah dipolisikan. Pimpinan KPK, bahkan terhadap pers” ungkap Saor, seperti yang dilansir Kompas.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...