Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Apa Hebatnya Pasukan Udara Filipina Dibanding TNI AU?

Apa Hebatnya Pasukan Udara Filipina Dibanding TNI AU?

Kekuatan udara Indonesia unggul jauh dibandingkan Filipina.

Apa Hebatnya Pasukan Udara Filipina Dibanding TNI AU

Seperti yang diketahui jika penyaderaan 10 WNI oleh kelompok militan Abu Sayyaf menjadi pusat perhatian. Filipina sendiri secara tegas menolak bantuan Indonesia dalam pembebasan sandera. Padahal jika kekuatan udara dari Indonesia dan Filipina disandingkan, mereka cukup tertinggal jauh.

TNI telah menetapkan minimum essential force untuk menjaga kedaulatan dari Sabang sampai Merauke. Matra udara merupakan salah satu yang terus diperkuat, yakni dengan membeli pesawat-pesawat terbaru Sukhoi menjadi incaran utama dalam memperkuat pertahanan udara.

Berbeda dengan Indonesia, Filipina cukup tertinggal. Sejak merdeka, Filipina masih mengoperasikan pesawat-pesawat tempur kelas ringan di antaranya OV-10 Bronco. Bahkan mereka juga mengandalkan FA-50 Fighting Eagle sebagai kekuatan tempurnya.

Untuk kekuatan tempur Indonesia memiliki Embraer EMB 314 atau dikenal A-29 Super Tucano, yang merupakan pesawat tempur ringan. TNI AU telah memiliki 8 unit pesawat tempur ini, namun satu di antaranya mengalami kecelakaan saat menjalani uji penerbangan.

TNI AU menggunakan F-16A/C Fighting Falcon buatan AS sebagai kekuatan utama. Ada tiga jenis yang digunakan Indonesia yakni F-16A Block 15 OCU, F-16B Block 15 OCU dan F-16C/D Block 52ID. Total terdapat 36 unit F-16 yang digunakan Indonesia. Indonesia juga telah memiliki sejumlah pesawat Sukhoi yang dibeli dari Rusia.

Jet tempur multiperan tersebut diketahui berjumlah 16 unit, yang merupakan campuran atas Su-27SK/SKM dan Su-30MKK/MK2. Indonesia telah memiliki empat unit pesawat patroli maritim, keduanya berjenis Boeing 737-200 Surveiller buatan AS dam CN-235.

Untuk transportasi, Indonesia mengandalkan Lockheed C-130B/H Hercules sebanyak 18 unit, CASA C-295 sebanyak 14 unit, Fokker F27 berjumlah 3 unit. TNI AU juga memiliki dua jenis helikopter yakni Eurocopter AS332 Super Puma sebanyk 9 unit dan Arospatiale SA 330 Puma berjumlah 11 unit.

Sementara Filipina sangat mengandalkan jet tempur kelas ringan FA-50 Fighting Eagle buatan Korea Selatan. AU Filipina memesan 12 pesawat, 2 di antaranya telah diterima pada Desember 2015 lalu. Selain peran tempur, FA-50 juga digunakan sebagai pesawat latih.

Selain FA-50, AU Filipina masih mengoperasikan OV-10 Bronco buatan AS. Fungsinya tak hanya sebagai pesawat tempur ringan, tapi juga pemantau. Terdapat 10 unit pesawat jenis ini yang terbagi dalam varian OV-10A OV-10C OV-10M. Sementara Indonesia sudah lama memensiunkan pesawat yang sama.

Filipina juga menggunakan SIAI Marchetti AS-211 dan Alenia Aermacchi SF-260 sebagai pesawat latih. S-211 sebelumnya berjumlah 14 unit tiga di antaranya masih dioperasikan, sedangkan 11 lainya sudah di grounded. Sedangkan masih terdapat 10 unit SF-260TP.

Untuk misi-misi tertentu seperti pengintaian, AU Filipina menggunakan Rockwell International Turbo Commander dan Cessna 210 Centurion. Masing-masing hanya berjumlah satu pesawat. Untuk transportasi udara, terdapat tiga unit Lockheed C-130 Hercules, tiga unit CASA C-295, Tiga unit GAF N-22 Nomad.

NC-212 Aviocar yang berjumlah dua unit masih dalam proses pemesanan dari Indonesia. Filipina masih mengoperasikan 124 unit helikopter berbagai jenis. Salah satunya AgustaWestland AW109 yang dirancang khusus untuk militer Filipina, Bell UH-1 Iroquois.

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...

2 comments

  1. Foong Tjong To

    Pasukan TNI latihan sdh tewas 2 klo philipina serang teroris tewas 18..

  2. Foong Tjong To

    Pasukan TNI latihan sdh tewas 2 klo philipina serang teroris tewas 18..