Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Apa Jadinya Jika Perempuan Bicara 9 “Srikandi” Pansel KPK?

Apa Jadinya Jika Perempuan Bicara 9 “Srikandi” Pansel KPK?

pansel kpk

Presiden Jokowi pada Kamis silam menunjuk sembilan orang dari berbagai disiplin ilmu yang masuk dalam Pansel KPK. Selain mayoritas diisi oleh orang yang berlatar belakang pemerintahan serta akademisi, semua anggota Pansel itu ternyata adalah perempuan.

Mereka akan bekerja mencari pimpinan KPK terbaik untuk menggantikan posisi pimpinan KPK saat ini yang akan berakhir masa jabatannya pada Desember 2015.

Lalu, Bagaimana tanggapan kaum perempuan sendiri terhadap terpilihnya 9 “srikandi” menjadi Pansel KPK, berikut rangkuman opininya :

Yohana Yambise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) :
“Saya justru bangga, saya ucapkan selamat. Saya optimis, kita harapkan ke depan srikandi-srikandi ini harus terus bekerja dengan jujur dan bijaksana agar bisa menghasilkan srikandi-srikandi yang lebih bermartabat ke depan dan pejabat-pejabat di KPK yang baik. Saya juga berharap kesetaraan antara perempuan dan laki-laki akan semakin meningkat. Hal ini juga sejalan dengan target UN Women untuk mewujudkan Planet 50-50 pada tahun 2030.”

Yenti Garnasih, Anggota Pansel Capim KPK :
“Saya siap menjalankan amanah bersama delapan anggota Pansel KPK terpilih lainnya. Saya berharap sesuai latar belakang kemampuannya, bisa memberikan kontribusi dalam menentukan pemilihan anggota capim KPK. Sejak 2004 saya sudah mengamati betul soal KPK. Tentunya kepercayaan kepada saya dan delapan anggota lain,semoga bisa dijalankan amanah agar KPK ke depan memiliki komisioner yang lebih baik

Meutya Hafid, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar :
“Pemilihan 9 orang perempuan sebagai Tim Penyeleksi KPK, merupakan optimalisasi peran perempuan dalam upaya-upaya memberantas korupsi. Peran perempuan cukup signifikan dalam tatanan keluarga, mampu menjadi garda terdepan dalam pendidikan anti-korupsi dari lingkungan terdekat. Mudah-mudahan karena melihat panselnya perempuan, banyak perempuan yang bisa memberanikan diri jadi calon pimpinan KPK.”

Miryam S Haryani, Anggota DPR RI dari Partai Hanura :
“Pansel KPK yang dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk kali ini dari kalangan perempuan semua, ini sangat menarik. Saya kira ditengah masih seringnya perempuan dinomorduakan di Indonesia. Keputusan presiden seakan ingin menegaskan bahwa perempuan juga mampu mengisi ruang-ruang sentral di republik ini. Ini adalah pertama kalinya terjadi di Indonesia, dimana komposisi pansel diisi kalangan kaum perempuan semua.”

Yenny Wahid, Direktur Eksekutif Wahid Institute :
“Keberadaan perempuan justru dapat memperkuat Pansel KPK. Pansel KPK akan diterpa resistensi tinggi dan keras dari kekuatan-kekuatan politik yang ada. Namun, didasarkan pada latar belakang anggota pansel dan rekam jejak mereka, saya yakin pansel dapat melewatinya dengan baik dan menghasilkan komisioner KPK yang berintegritas. Jangan underestimate Pansel KPK karena semuanya perempuan. Jangan pernah underestimate kekuatan perempuan.”

Grace Natalie, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia :
“Masalah gender tidak menjadi batasan bagi pansel untuk menyeleksi calon-calon komisioner KPK. Saya harap publik melihat pansel dari kinerja mereka, tidak lagi soal gender. Latar belakang anggota Pansel KPK kini lebih beragam karena berasal dari berbagai disiplin ilmu. Keberagaman keahlian tersebut menjadi modal bagi Pansel KPK untuk memilih komisioner yang kredibel tidak hanya bidang hukum, tetapi juga menguasai berbagai bidang.”

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...