Home / Berita / AS Jatuhkan Sanksi, Korut Menyebutnya : Itu Adalah Deklarasi Perang Terbuka

AS Jatuhkan Sanksi, Korut Menyebutnya : Itu Adalah Deklarasi Perang Terbuka

Kim_Jong_Un_77

 

Pemerintah Korea Utara (Korut) akhirnya angkat bicara soal penjatuhan sanksi terhadap 10 pejabat Korut, termasuk Kim Jong-un oleh Amerika Serikat (AS). Korut menyebutnya sebagai tindakan tidak bersahabat, dan merupakan deklarasi perang.

“Penjatuhan sanksi adalah tindakan permusuhan terburuk yang pernah dilakukan AS dan deklarasi perang terbuka,” ujar Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Jumat (8/7).

“Apa yang AS lakukan saat ini, tidak puas hanya dengan terus mengeluarkan fitnah terhadap Korut, adalah kejahatan terburuk yang tidak akan pernah bisa diampuni,” demikian lanjutnya.
Seperti diketahui sebelumnya, kemarin Kementerian Keuangan AS menjatuhkan saksi kepada 10 pejabat Korut, termasuk Jong-un, karena dituding telah melakukan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

“Departemen Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC), Kementerian Keuangan AS hari ini menunjuk pejabat rezim Korut, termasuk Kim Jong Un, dan sejumlah pejabat lainnya dan lima entitas atas keterlibatan mereka dalam pelanggaran hak asasi manusia di Korut,” papar kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Sanksi itu sendiri berupa pembekuan harta para pejabat Korut yang berada dalam yurisdiksi AS dan melarang orang atau badan di AS untuk melakukan transaksi dengan para pejabat atau entitas itu.

 

 

 

Baca Juga

Wawancara Lengkap Yusuf Mansur Soal PayTren dan Mimpi Membeli Indonesia

Jakarta – Yusuf Mansur tidak lagi hanya dikenal sebagai Ustaz. Sekarang Yusuf turut menggeluti berbagai ...