Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Aturan JHT BPJS Berubah Lagi, Pencairan Tidak Menunggu 5 Tahun

Aturan JHT BPJS Berubah Lagi, Pencairan Tidak Menunggu 5 Tahun

Sekarang pencairan JHT BPJS tidak harus menunggu 5 tahun, namun masa tunggu 1 bulan setelah PHK.

Aturan Pencairan JHT BPJS Berubah Lagi Pencairan Tidak Menunggu 5 Tahun

Bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tahukah Anda jika ada peraturan baru terkait pencairan Jaminan Hari Tua (JHT)? Sekarang pencairan JHT tidak harus menunggu hingga 5 tahun, namun masa tunggu 1 bulan setelah di PHK.

Itu pula yang menyebabkan di Malang Jawa Timur, yang mengajukan klaim JHT mencapai 150 sampai 200 orang/hari. Peningkatan secara drastis tersebut akibat dari penetapan ketentuan baru tersebut. Hal itu sempat diungkapkan Kepala Cabang BPJS Cabang Malang, Sri Subekti.

“Sekarang tidak ada batasan lagi, hanya masa tunggu 1 bulan setelah PHK. Tidak ada batasan kepesertaan, sudah bisa pengambilan. Peningkatannya luar biasa, sejak ditetapkan sudah sekitar 2000 yang mengajukan klaim” ungkap Sri Subekti, Sabtu (11/9).

Sebelumnya sesuai dengan ketentuan, JHT hanya boleh dicairkan setelah masa kepesertaan 5 tahun. Namun sejak 1 September 2015 aturan tersebut sudah tidak berlaku lagi. Pemerintah telah melakukan revisi aturan pencairan JHT dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Jaminan Hari Tua.

Peraturan tersebut telah resmi direvisi dengan diterbitkannya PP Nomor 60 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua. Sebagai peraturan turunan atas PP No 60 Tahun 2015 itu, Menaker juga menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT.

Aturan ini tidak mewajibkan lagi pencairan JHT harus dalam kepesertaan di atas 5 Tahun. Peningkatan klaim JHT rupanya tidak hanya terjadi di Malang, tetapi hampir di seluruh Indonesia. Selain aturan baru, khusus di Malang memang baru saja terjadi PHK dari sejumlah pabrik rokok. Perusahaan rokok sejak 8 bulan lalu melakukan banyak PHK, baik pabrik rokok skala besar maupun kecil.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...