Home / Berita / Nasional / Awal Puasa Berbeda, Suryadharma Ali Minta Masyarakat Hormati Yang Berpuasa 9 Juli Besok

Awal Puasa Berbeda, Suryadharma Ali Minta Masyarakat Hormati Yang Berpuasa 9 Juli Besok

Surya Dharma Ali (liputan6.com)
Surya Dharma Ali (liputan6.com)

Aktual Post – Pemerintah baru saja menetapkan awal puasa pada 10 juli 2013, tepatnya pada hari Rabu dua hari mendatang. Namun sayang, Muhammadiyah kembali menetapkan awal puasa yang berbeda dengan pemerintah. Seperti yang diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada bulan suci ramadhan 1434 H ini jatuh pada hari selasa 9 juli 2013, besok.

Meski berbeda dengan apa yang ditetapkan oleh pemerintah, namun kemungkian besar masyarakat akan banyak yang memulai puasanya sejak tanggal 9 juli esok. Terlebih lagi, mereka yang memang berniat untuk menjalankan ibadah pada bulan suci ramadhan pasti akan banyak yang memuali puasanya besok. pasalnya, bagi mereka tidak ada ruginya mendahului berpuasa satu hari lebih dulu dari yang lainnya.

Sebelumnya, beberapa jam yang lalu pemerintah telah menetapkan jika puasa akan dimulai pada 10 juli melalui kemeterian agama. Suryadharma Ali ketua umum dari kementerian agama mengumumkan, jika 1 Ramadan 1434 H jatuh pada Rabu 10 Juli 2013, liputan6.com (8/7).

Seusai sidang, Suryadharma meminta ke pada masyarakat agar dapat menghormati mereka yang sudah mulai berpuasa esok hari. “Bagi yang tidak melaksanakan puasa pada tanggal 10 Juli, tetap dihormati. Begitu pula masyarakat harus menghormati mereka,” kata Suryadharma usai sidang Isbat di Kementerian Agama, Jakarta, Senin (8/7/2013).

Menurutnya, perbedan itu disebabkan adanya kriteria penentuan posisi hilal yang masih berbeda-beda.”Selama ada perbedaan kriteria hilal itu, maka penentuan awal Ramadan sangat mungkin,”imbuh Politisi PPP itu. Hingga saat ini, memang sebagian besar masyarakat mengaku akan berpuasa sesuai ketetapan pemerintah. Dan besar kemungkian, yang akan melakukan puasa esok hari hanya beberapa persen dari seluruh umat muslim di indonesia.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...