Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Awas.. Kinerja Bank Ganesha Melorot Tajam Pada Q1

Awas.. Kinerja Bank Ganesha Melorot Tajam Pada Q1

Aktual Post – Kinerja Keuangan Bank Ganesha pada kuartal I/2015 tidak begitu baik, laba yang diperoleh melorot sebesar Rp 1,69 miliar atau 218,25 % menjadi hanya Rp 778 juta, jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 2,47 miliar. Sungguh suatu penurunan yang drastis, salah satu penyebab turunnya laba adalah menurunnya pendapatan bunga bersih semula pada kuartal I/2014 sebesar Rp 22,29 miliar, namun pada kuartal I/2015 turun menjadi Rp 19,96 miliar.

Penyebab lainnya karena NIM (Net Interest Margin) mengalami penurunan sebesar 0,84 % menjadi 4,53 % pada kuartal I/2015, sebelumnya kuartal I/2014 sebesar 5,37 %.

Demikian halnya dengan fasilitas kredit yang diberikan mengalami pertumbuhan negatif pada kuartal I/2014 sebesar Rp 1,30 triliun sedangkan pada kuartal I/2015 menjadi Rp 1,23 triliun. Penurunan kredit dibarengi dengan penurunan kualitas kredit dan hampir mendekati angka 5 %. NPL (Non Performing Loan) gross pada kuartal I/2015 sebesar 4,63 % mengalami peningkatan 2,33 %, sebelumnya di kuartal I/2014 sebesar 2,30 %. Demikian pula dengan NPL net meningkat 2,72 % menjadi 4,18 % pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 hanya sebesar 1,46 %.

Peningkatan NPL perlu dilakukan pengawasan khusus agar kualitas kredit tidak terus turun, mengingat di kolektibilitas Dalam Perhatian Khusus sudah ada Rp. 58,97 miliar yang siap turun menjadi NPL apabila kredit tidak dikelola dengan baik.

Penurunan juga dialami ratio CAR (Capital Adequacy Ratio) semula pada kuartal I/2014 sebesar 14,81 % namun pada kuartal I/2015 turun menjadi 13,34 %. Ratio tersebut masih dalam batas aman, namun jika Bank Ganesha tidak memperbaiki kualitas kreditnya maka CAR akan jatuh dibawah angka 12 % yang dampaknya akan mempengaruhi tingkat kesehatan Bank Ganesha

Tingkat efisiensi yang salah satunya dinilai dari Ratio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) juga mengalami penurunan terlihat dari ratio BOPO yang semakin meningkat pada kuartal I/2015 sebesar 99,60 %, jika dibandingkan posisi sama tahun I/2014 sebesar 93,36 %.

Total Asset pada kuartal I/2015 sebesar Rp 2,00 triliun mengalami pertumbuhan tipis dari posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 1,96 triliun.

Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun pada kuartal I/2015 mencapai sebesar Rp 1,72 triliun hanya mengalami peningkatan sebesar Rp 100 miliar, dibanding posisi kuartal I/2014 sebesar Rp 1,62 triliun.

Loan to Deposit Ratio (LDR) mengalami penurunan 8,07 % menjadi 65,94 % pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 sebesar 74,01 %.

Bank Ganesha merupakan bank devisa namun transaksi devisa belum berjalan dengan baik khususnya transaksi ekspor  impor tercermin dari laporan komitmen dan kontijensi berupa Irrevocable LC yang masih berjalan tercatat nihil.

Kinerja keuangan Bank yang berdiri sejak tahun 1991 pada kuartal I/2015 tidak menggembirakan, terlihat dari laba yang menurun, NPL meningkat, CAR menurun, tingkat efisiensi menurun. Pihak menejemen Bank Ganesha seharusnya mengambil langkah konsolidasi ke dalam untuk memperbaiki performance kinerja keuangannya, masih ada waktu untuk memperbaiki sampai dengan akhir tahun 2015. Tim Bedah Bank Aktual Post akan terus memantau perkembangannya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...