Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bagaimana Kartu Kredit Menggangu Kehidupan Pemiliknya

Bagaimana Kartu Kredit Menggangu Kehidupan Pemiliknya

Pemilik kartu kredit banyak ditawarkan berbagai fasilitas namun fasilitas tersebut tergantung dari bank penerbit kartu kredit. Biasanya fasilitas yang ditawarkan adalah diskon diberbagai tempat pada saat berbelanja, kemudahan berbelanja di berbagai tempat dalam dan diluar negeri, kemudahan pembayaran hotel, fasilitas executive lounge di bandara dan lain lain promosi yang tujuannya adalah agar pemilik kartu kredit menggunakan limit kartu kreditnya.

Hanya dengan melihat warna kartu kredit yang dimiliki maka akan mudah terlihat strata sosial pemilik kartu kredit. Secara umum limit kartu kredit yang diberikan kepada pemilik kartu kredit dibedakan dengan warna. Warna silver atau biru biasanya untuk limit kredit Rp 2 juta sampai dengan Rp 10 juta. Sedangkan warna gold untuk limit diatas Rp 10 juta sampai Rp 20 juta, sedangkan warna hitam untuk limit diatas Rp 20 juta. Tentunya kebijakan limit dan warna serta pemberian nama kartu kredit berbeda setiap bank.

Jika pemilik kartu kredit adalah orang disiplin dan bertanggung jawab terhadap semua pemakaian kartu kreditnya maka pemilik kartu akan nyaman hidupnya. Namun jika pengguna kartu kredit tidak disiplin dalam pembayaran maka akan timbul permasalahan dikemudian hari karena akan dikejar-kejar oleh debt collector.

Berikut adalah tahapan penagihan yang biasa dilakukan oleh bank penerbit kartu kredit:
a. Pemilik kartu kredit akan dikirimi notifikasi oleh bank, biasanya dikirim melalui surat, email atau sms, biasanya berisi informasi mengenai jumlah penggunaan, bunga, biaya-biaya dan tentunya jumlah pembayaran minimum serta jatuh tempo tanggal pembayaran.
b. Sebelum jatuh tempo pembayaran kewajiban atas penggunaan kartu kredit, pihak bank akan melakukan remainder ulang melalui handphone atau telepon kantor maupun rumah pemilik kartu kredit.
c. Jika pengguna kartu kredit sudah membayar tagihannya maka bisa bernafas lega dan akan aman dalam waktu satu bulan kedepan tidak ada gangguan penagihan. Namun jika belum melunasi kewajiban pada saat jatuh tempo maka pemilik kartu kredit akan terus menerima telpon dari pihak bank sampai pemilik Kartu Kredit membayar tunggakannya. Belum lagi nantinya dikenakan biaya keterlambatan pembayaran sebesar 3 % dari total tagihan dan maksimal Rp 150.000,-.

Perlu diketahui bagi pemilik kartu kredit, baik yang telah melunasi kewajibannya maupun yang lalai dalam membayar tagihannya akan terus dihubungi oleh pihak bank sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan di hari liburpun gangguan itu selalu ada.

Bagi yang lancar membayar kewajiban, pemilik kartu kredit akan diganggu dengan berbagai penawaran produk melalui telemarketing mulai dari asuransi, menjadi keanggotaan suatu hotel, pengambilan cash advance, peningkatan limit kredit dan lain-lain. Dengan alasan bahwa pemegang kartu adalah orang yang terpilih dari sekian juta orang pemilik kartu kredit. Mereka para telemarketing tidak ada matinya untuk menawarkan berbagai macam produk agar pemilik kartu kredit tergiur dan menggunakan kartu kreditnya.

Dalam hal telemarketing ini seolah-olah pihak bank penerbit kartu kredit tidak mau tau dan tidak bertanggung jawab atas kebocoran nomor handphone dan no telepon pemilik kartu kredit kepada pihak ketiga. Mereka pihak bank seolah-olah membiarkan ini terjadi agar pemilik kartu menggunakan kartu kreditnya dan memberikan keuntungan buat banknya.

Sedangkan bagi pemilik kartu kredit yang lalai dalam membayar tagihannya selain akan tencantum dalam BI checking dan juga akan diteror oleh debt collector setiap saat baik melalui telepon rumah, kantor dan handphone, selanjutnya jika sudah lebih dari satu bulan menunggak siap siap dikunjungi debt collector ke rumah maupun ke kantor. Kalau sudah seperti itu maka kehidupan pemilik kartu kredit akan terganggu dan bukan hanya itu pihak keluarga lainnya pun akan merasakan gangguan dari debt collector.

Bagi pemilik kartu kredit agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kartu kreditnya, memang gengsi akan meningkat karena memiliki kartu kredit namun gengsi tersebut berada di sisi jurang yang amat dalam, jika tidak hati-hati maka akan terpeleset dan pemilik kartu kredit akan jutuh ke dalam jurang hutang yang sangat dalam.

Maka dari itu jagalah tingkat kolektibilitas kredit anda agar tetap lancar dengan membayar seluruh kewajiban tepat waktu dan sesuai dengan jumlahnya, jika tidak maka tingkat kolektibilitas kredit anda akan digolongkan kedalam Non Performing Loan (NPL) dan itu akan tercatat di informasi debitur (BI Checking). Akibatnya akan mempengaruhi reputasi anda dimata lembaga keuangan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...