Home / Headline / Bandara Ngurah Rai Bali Kembali ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik

Bandara Ngurah Rai Bali Kembali ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik

ngurah-rai-bandara-ditutup-277-penerbangan-dibatalkan

Akibat sebaran abu vulkanik Gunung Raung, Pengelola Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, kembali menutup operasional bandara setempat. Bandara sengaja ditutup karena dikhawatirkan abu vulkanik mengganggu jalur penerbangan.

“Bandara kembali kami tutup berdasarkan rekomendasi dari BMKG,” ujar Co-General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita, di Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (8/8).

Kementerian Perhubungan pun telah mengeluarkan “Notice to Airmen” atau Notam dengan nomor A1661/15 kepada seluruh personel penerbangan di dunia terkait penutupan operasional bandara itu.

Aktivitas penerbangan sendiri mulai ditutup pukul 06.30 Wita hingga diperkirakan pukul 12.00 Wita atau ketika kawasan udara Ngurah Rai telah aman untuk penerbangan.

Sistem buka tutup bandara tersebut dipastikan mengganggu puluhan jadwal penerbangan baik domestik maupun mancanegara.

Disamping itu, ribuan calon penumpang juga gagal berangkat menuju sejumlah kota di Tanah Air termasuk sejumlah destinasi internasional. Sebagian besar dari mereka memilih bertahan di bandara sambil menunggu kepastian jadwal keberangkatan dari pihak maskapai penerbangan. Sejumlah penumpang juga tampak pasrah menunggu pengumuman penerbangan akan dibuka kembali. Meski demikian, para calon penumpang itu memaklumi keadaan alam yang termasuk keadaan darurat tersebut.

 

 

 

 

 

Baca Juga

Di Depan Menteri Transportasi Asia-Eropa, Menhub Bicara Soal Investasi

Nusa Dua – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, membuka pertemuan Menteri Transportasi Asia dan ...