Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bank Mega Merasa Sudah Bayar Deposito Rp 12 Miliar yang Diklaim Oleh Bank CIMB Niaga

Bank Mega Merasa Sudah Bayar Deposito Rp 12 Miliar yang Diklaim Oleh Bank CIMB Niaga

Persoalan gugatan PT Bank CIMB Niaga Tbk terhadap PT. Bank Mega masih berlanjut namun Kuasa hukum PT Bank Mega Tbk mengklaim kliennya telah membayar semua deposito jatuh tempo yang dituntut oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Menurut kuasa hukum Bank Mega Steven Albert bahwa pihak Bank Mega telah membayar seluruh deposito jatuh tempo senilai Rp 12 miliar atas aset Reksa Dana Harvestindo Maxima, CIMB Niaga adalah bank kustodian dari reksa dana tersebut. Namun Steven belum bisa memberikan perincian terkait dengan detail pembayaran tersebut. Apakah benar pembayaran dilakukan pada tanggal jatuh tempo atau tidak.

“Setahu saya sudah dibayarkan semuanya oleh Bank Mega,” ujarnya Steve usai sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2015) kepada Harian Bisnis Indonesia.

Bank Mega belum memberikan jawaban resmi atas gugatan yang diajukan CIMB Niaga karena agenda sidang masih tahap pemanggilan para pihak.

Gugatan yang dilayangkan CIMB Niaga pada 13 Mei 2015 lalu berdasarkan fakta bahwa Bank Mega tidak membayarkan bunga maupun pokok deposito berjangka ke rekening Reksa Dana Harvestindo Maxima di bank kustodian pada tanggal jatuh tempo.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan CIMB Niaga Rudi Hutagulung menjelaskan, pada 16 Desember 2012, pihaknya menempatkan dana deposito senilai Rp 10 miliar atas nama Reksa Dana Harvestindo Maxima dengan advis deposito berjangka nomor AA 089172.

Kemudian, 7 Januari 2013, pihaknya kembali menempatkan dana deposito senilai Rp 2miliar atas nama reksa dana yang sama. Namun ketika jatuh tempo Bank Mega tidak membayarkan deposito tersebut.

Dalam petitumnya, Bank Mega dituntut membayar ganti rugi senilai Rp 15 miliar atas kerugian materiil dan immaterial yang diderita CIMB Niaga selaku Bank kustodian. CIMB Niaga juga meminta majelis hakim untuk menghukum Bank Mega membayar bunga 6% per tahun kepada Reksa Dana Harvestindo Maxima terhitung sejak gugatan tersebut diajukan hingga tergugat membayar seluruh kerugian.

Tidak hanya itu, penggugat juga meminta majelis hakim menyatakan sah dan sita jaminan yang diletakkan terhadap tanah dan bangunan gedung milik Bank Mega yang dikenal dengan nama Menara Bank Mega di Jl Kapten Tendean Kav 12-14A- Jakarta.

Kuasa hukum CIMB Niaga yang hadir di persidangan Resy Novelia Sirait menolak berkomentar terkait dengan pernyataan pihak Bank Mega tersebut.

Berkas gugatan bernomor 297/PDT.G/2015/PN JKT.SEL itu juga menggeret PT Harvestindo Asset Management yang dulunya bernama PT Suprasurya Asset Management sebagai turut tergugat. Harvestindo merupakan manajer investasi dari produk Reksa Dana Harvestindo Maxima.

Sidang harus ditunda hingga 1 Juli 2015 karena PT Harvestindo Asset Management sebagai turut tergugat tidak hadir dalam persidangan. Majelis hakim menyatakan akan memanggil Harvestindo via surat kabar untuk kedua kalinya.

Sebelumnya pemanggilan lewat surat kabar sudah dilakukan, namun belum berhasil mendatangkan perusahaan aset manajemen tersebut.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...