Home / Berita / Dunia / Bawa Surat Ancaman, Merpati Ini Ditahan Polisi

Bawa Surat Ancaman, Merpati Ini Ditahan Polisi

merpati

Seekor merpati yang membawa surat ancaman kepada perdana menteri India ditahan polisi setelah ditemukan di perbatasan India-Pakistan. Merpati warna abu-abu itu ditemukan membawa pesan terkait perang antara Pakistan dan India pada 1971. Pesan itu sendiri ditujukan untuk Perdana Menteri Narendra Modi.

Surat yang ditulis dalam Bahasa Urdu itu berbunyi: “Modi, kami bukanlah orang yang sama dari 1971. Sekarang setiap dan semua anak siap berperang melawan India.”

Burung itu ditemukan di Pathankot di wilayah utara Punjab. Di sana para pemberontak Pakistan melakukan serangan maut ke markas angkatan udara India pada Januari 2016. Inspektur Kantor Polisi Narot Jaimal Sing, Ramesh Kumar berkata: “Merpati itu membawa surat itu saat ditemukan.”

Dia menambahkan jika merpati itu dibawa ke ruang tahanan. “Kami menyelidiki masalah ini,” katanya. Surat itu rupanya ditulis oleh kelompok militer Pakistan, Laskhar-e-Taiba.

Rupanya kasus ini bukanlah kasus pertama. Ada beberapa merpati yang dikirim dengan surat ancaman. Beberapa burung merpati ditahan karena dianggap sebagai mata-mata. Ada seekor burung yang diperiksa dengan sinar X-ray untuk melihat jika ada kamera mata-mata, alat pelacak atau chip tersembunyi.

Baca Juga

Jelang Pilgub Sumsel, Para Tokoh Masih Andalkan Spanduk

Palembang – Survei elektabilitas bakal calon gubernur Sumsel, meramaikan obrolan di Palembang. Para politisi yang ...