Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Bebaskan Sandera, Militer Indonesia Siap Beraksi

Bebaskan Sandera, Militer Indonesia Siap Beraksi

Pasukan gabungan TNI AU, TNI AD & TNI AL disiagakan untuk membebaskan 10 WNI yang menjadi sandera kelompok teoris Filipina, Abu Sayyaf

Menanti Aksi Militer Indonesia Bebaskan 10 WNI yang Disandera Teoris Filipina

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Padjaitan memastikan jika 10 WNI awak buah kapal Brahma 12 yang disandera di perairan Filipina oleh kelompok milisi Abu Sayyaf hingga saat ini masih dalam kondisi hidup.

Adapun langkah pemerintah guna membebaskan WNI yang disandera masih menunggu proses negoisasi pihak perusahaan dengan kelompok Abu Sayyaf yang saat ini masih berlangsung. Namun Luhut memastikan operasi penyelamatan sandera telah disiapkan.

“Tapi apa langkah kami, kan tidak mungkin saya beberkan sekarang” ungkap Luhut, dalam sebuah petikan wawancara.

Kabarnya Tarakan Kalimantan Utara akan menjadi pangkalan operasi gabungan untuk pembebasan 10 WNI di Filipina. Seluruh unsur TNI yakni Angkatan Darat, Laut dan Udara akan berkumpul di Tarakan menjalankan misi pembebasan sandera.

Sebanyak lima kapal perang RI (KRI) akan dikerahkan ke perairan Filipina untuk operasi pembebasan sandera. Selain lima KRI, helikopter TNI dan Sea Rider atau kapal cepat juga disiagakan untuk melakukan pengejaran target.

Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) TNI AL di Surabaya, juga telah bersiap. Sejumlah personel pasukan elite TNI AL seperti Komando Pasukan Katak (Kopaska), pun dilibatkan dalam operasi tersebut. Berapa jumlah pasukan elite yang akan menerobos markas Abu Sayyaf.

Tidak ketinggalan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) juga telah menyiapkan timnya untuk bergabung dalam tim negosiator 10 WNI yang disandera oleh milisi Abu Sayyaf di Filipina. Informasi menyebutkan, tim yang terdiri dari 10 orang terbaik dari Kopassus.

Menlu RI Retno LP Marsudi, menekankan pemerintah akan mengutamakan keselamatan para WNI korban sandera Abu Sayyaf di Filipina. Pihak perusahaan pelayaran sejauh ini telah menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga 10 awak kapal yang disandera.

“Kita akan terus bekerja dengan keras dan berkoordinasi untuk menyelamatkan semuanya” ungkap Retno di Gedung Kemlu RI Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...