Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Belanda Gugur, Karena Pemainnya Susah Diatur!

Belanda Gugur, Karena Pemainnya Susah Diatur!

Terkuak penyebab utama Timans Belanda gagal lolos ke putaran final Piala Eropa di Prancis 2016.

Belanda

Ada banyak asumsi terkait prestasi miris Belanda, mulai dari kompetisi domestik yang tak kompetitif hingga friksi yang kerap terjadi di timnas. Hal terakhir ini tak lepas dari egalitarianisme di masyarakat Belanda, dalam hal ini pesepak bola.

Prinsip egaliter itu membuat Belanda kerap kesulitan membuat tim yang kuat. Karena prinsip itu begitu kuat, para pemain menjadi susah diatur. Mereka cenderung bersuara sama vokalnya dengan pelatih. Akibatnya, konflik tak terhindarkan.

“Setelah menjadi juara Piala Eropa 1988, Belanda gagal di Piala Dunia 1990. Hal itu tak lepas dari kondisi internal tim yang tak harmonis. Saat itu, para pemain meminta adanya pergantian pelatih (Thijs Libregts)”

“Saat itu, para pemain ingin Cruyff menjadi pelatih. Namun, federasi (KNVB) malah memilih Leo Beenhakker” cerita Gullit pada acara jumpa penggemar yang digagas Etihad di Jakarta, Sabtu (5/9/2015). .

Sikap susah diatur itu membuat Belanda sial. Dengan status juara Eropa, Belanda gagal total di Piala Dunia 1990. Mereka tersisih di perdelapan final karena kalah dari Jerman (Barat). Pernyataan Gullit ini menunjukkan bagaimana prinsip egaliter begitu mengakar di Belanda.

Sampai-sampai, terbawa ke tim nasional dan posisi pelatih pun tidak mendapatkan respek. Situasi serupa dihadapi Belanda sepeninggal Louis van Gaal. Setelah Guus Hiddink gagal menjadi suksesor sepadan Van Gaal, Danny Blind yang menggantikannya pun gagal mengangkat performa De Oranje.

Belanda pun akhirnya kandas. Kekalahan dari Rep. Cheska mengakhiri perjuangan De Oranje di kualifikasi Euro 2016. Mereka gagal lolos ke putaran final di Prancis dan gugur sebelum mekar. Bisa jadi, soal mentalitas dan prinsip egaliter di masyarakat Belanda menjadi penyebab kemandekan prestasi De Oranje saat ini. Hiddink dan Blind bukanlah pelatih sekarismatis dan sekeras Van Gaal.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...