Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Benarkah Dorna Ikut Konspirasi Untuk Jegal Rossi?

Benarkah Dorna Ikut Konspirasi Untuk Jegal Rossi?

Kini muncul rumor jika Dorna juga terlibat dalam konspirasi untuk menggagalkan Valentino Rossi menjadi juara MotoGP 2015.

Benarkah Dorna Ikut Dalam Konspirasi Untuk Jegal Rossi

Seperti yang diketahui jika Rossi sempat menuding adanya persekutuan yang dilakukan Lorenzo, Marquez, dan Pedrosa setelah melihat penampilan ketiganya di Sirkuit Ricardo Tormo. Hal tersebut rupanya juga sempat diucapkan pengamat MotoGP yang juga pensiunan pembalap, Neil Hodgson.

“Marquez adalah pembalap paling agresif yang pernah saya lihat. Dan aksinya yang paling agresif sepanjang balapan tadi adalah menghalangi rekan satu timnya menyalip. Marquez seperti mengamankan Lorenzo dan saya tak percaya telah mengatakannya” ungkap Neil Hodgson, seperti yang dilansir Motorsport.

Dan belum lama ini muncul video yang memerlihatkan pembalap Italia menyindir bos promotor MotoGP Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta setelah balapan di Valencia. Dalam video Rossi seolah menyalahkan Ezpeleta yang tak percaya tudingannya soal konspirasi Spanyol meski sudah menjelaskannya sebelum balapan berlangsung.

Seperti yang juga dilansir Bike Sport News, Dorna jadi pihak yang justru disalahkan setelah terlibat konspirasi dengan Honda. Alasannya cukup mengejutkan, menggagalkan Rossi jadi juara dunia justru memberi keuntungan berlimpah. Benarkah demikian? Alangkah baiknya sedikit melihat rekam jejak kontroversi Dorna di musim-musim sebelumnya.

Kritikan Stoner Soal Aturan CRT Dorna

Sebelum diberlakukannya sistem Open Class MotoGP oleh Dorna, ada kategori Claiming Rule Team (CRT). Aturan motor ‘murah’ itulah yang sempat dikritik Casey Stoner selama berada di kelas utama. Saat itu Stoner menyayangkan ketika pembalap sekelas Randy de Puniet jadi tertinggal jauh akibat mengikuti regulasi tersebut. Di akhir musim, aturan CRT banyak dinilai jadi alasan kuat Stoner memutuskan pensiun.

Penghapusan Rookie Rules

Rookie Rules atau aturan yang mengharuskan rookie tak bisa langsung masuk ke tim pabrikan dihapus Dorna pada musim 2013. Penghapusan aturan tersebut tak lepas dari pemintaan Wakil Presiden HRC Shuhei Nakamoto yang sedang kesulitan mencari pembalap baru.

Marc Marquez yang bersinar di Moto2 jadi bidikan Honda untuk mengisi posisi Stoner. Namun Rookie Rules membuat Marquez jelas tak bisa langsung masuk tim pabrikan. Setidaknya ia mesti masuk ke tim satelit seperti Gresini dan LCR dulu sebelum masuk tim Repsol. Honda pun meminta Dorna menimbang ulang Rookie Rules.

Gayung bersambut baik, Ezpeleta segera meninjau ulang Rookie Rules dan tak berselang lama akhirnya Marquez bisa berada satu tim dengan Pedrosa. Hal itu pun yang jadi kritikan sebab keputusan Dorna dianggap memuluskan Honda merekrut The Baby Alien. Lantas apakah Dorna benar terlibat dalam konspirasi di MotoGP 2015, entahlah..!

Below Article Banner Area

Baca Juga

klasemen-baru-poin-rossi-di-motogp-2016

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...